Hildi Hamid Ingatkan PNS Tak Terlibat Politik Praktis

Bupati Kayong Utara Hildi Hamid ingatkan untuk para Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk tidak terlibat politik praktis.

Hildi Hamid Ingatkan PNS Tak Terlibat Politik Praktis
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MUHAMMAD FAUZI
Bupati Kayong Utara Hildi Hamid saat diwawancara awak media, Jumat (12/1/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Potianak Muhammad Fauzi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Kayong Utara, Bupati Kayong Utara Hildi Hamid ingatkan untuk para Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk tidak terlibat politik praktis.

"Ya untuk Pegawai Negeri saya harap agar untuk tidak terlibat, baik mulai kampanye hingga lainnya. Karena untuk pegawai negeri ini untuk berfoto dengan calon saja tidak boleh,"teranya, Jumat (12/1/2017).

Untuk para bakal calon Bupati dan Wakil Bupati yang berstatus PNS, Hildi berharap dapat segera mengajukan cuti, agar kegiatan ke pemerintahan tidak terganggu.

"Untuk calon dari pegawai negeri, ini dalam masa sampai mereka penetapan sebagai calon, agar mereka mengajukan cuti dulu, supaya kegiatan-kegiatan dapat terlaksana dengan benar,"tambahnya.

Baca: Truk Bawa Kayu Kecelakaan di Ketapang, Seorang Kernet Tewas di Lokasi

Bupati yang menjabat 2 periode ini juga berpesan kepada masyarakat pengguna media sosial, jangan sampai menyalahgunakan kebebasan dalam menggunakan media yang ada, sehingga dapat menimbulkan gejolak. Hildi juga mengingatkan untuk media yang ada, agar dapat mencari kebenaran setiap informasi yang ada, sehingga masyarakat dapat terdidik dengan baik.

"Yang tidak kita bisa jaga inikan di media sosial, setiap pemberitaan di media sosial diharapkan kalian (media) dapat mencari informasi, diklarifikasi, dan lain sebagainya," pesannya.

Pada Pilkada 2018 ini, ada hal yang menarik, karena beberapa pasang bakal calon yang maju pada Pilakada memiliki hubungan keluarga. Hildi Hamid juga berpesan kepada masyarakat, yang memberikan hak pilihnya, untuk tidak memandang ego kedaerahan, karena Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati yang maju ini merupakan putra terbaik Kayong Utara, tinggal masyarakat menilai pasangan mana yang di pilih sesuai hati nurani masing-masing. Ia selaku Kepala Daerah berjanji akan bersikaf netral kepada semua pasangan yang akan maju menjadi Bupati dan Wakil Bupati, masa jabatan 2018 sampai 2023.

"Hubungan calon ini kan sebenarnya ada hubungan kekeluargaan yang tidak terlepas. Masyarakat juga harus menjaga hubungan kekeluargaan, kemasyarakatan, supaya tidak ada lagi ego-ego sektoral, misalnya ini orang Simpang Hilir, nanti orang Sukadana tidak mau memilih, kita berharap masyarakat memilih yang terbaik, karena inilah putra-putri terbaik dari Kayong Utara. Saya sebagai Bupati tentu harus netral, dan itu akan saya laksanakan dengan sebaik-baiknya,"tungkasnya.

Penulis: Muhammad Fauzi
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help