TribunPontianak/

Harga Beras Mulai Naik, Bulog Akan Operasi Pasar di Kubu Raya

Sebetulnya kalau di Kubu Raya ini stok beras kita surplus, aman, banyak yang tidak membeli beras karena hasil pertaniannya

Harga Beras Mulai Naik, Bulog Akan Operasi Pasar di Kubu Raya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / Adelbertus Cahyono
Seorang pedagang beras eceran memegang label harga beras medium per kilogram di Pasar Parit Baru, Jalan Adi Sucipto, Kubu Raya, Jumat (12/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Adelbertus Cahyono

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Upaya meredam kenaikan harga beras di Kabupaten Kubu Raya yang terjadi sejak awal Desember 2017 lalu, dalam waktu dekat Bulog akan melakukan operasi pasar.

"Tapi itu kewenangan ada di provinsi untuk operasi pasar, kami hanya mendampingi," kata staf Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian, Budi Syahrizal, Jumat (12/1/2018).

Menurutnya, kenaikan harga beras sebetulnya bukan suatu persoalan yang berarti bagi masyarakat Kabupaten Kubu Raya.

Meski di beberapa wilayah lainnya seperti di Kota Pontianak dan Singkawang, kenaikan harga beras tersebut menyebabkan terjadinya keresahan di tengah masyarakat.

(Baca: Hari Kerja Terakhir, Gubernur Cornelis Lantik 64 Pejabat Eselon )

Sebab, hanya sekitar 20 persen masyarakat Kabupaten Kubu Raya yang membeli beras di pasar, 80 persen lainnya berprofesi sebagai petani.

Biasanya, katanya, masyarakat Kabupaten Kubu Raya yang membeli beras di pasar hanya mereka yang sehari-hari bekerja di perkantoran.

"Sebetulnya kalau di Kubu Raya ini stok beras kita surplus, aman, banyak yang tidak membeli beras karena hasil pertaniannya," ujarnya.

Dia mengatakan, kenaikan harga beras secara nasional itu terjadi karena Kementerian Perdagangan sudah melarang impor beras ke Indonesia. "Tapi belum ada titik temunya ini terkait persoalan itu," ucapnya.
 

Penulis: Adelbertus Cahyono
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help