Diduga KTP Fiktif, Warga Dua Desa Tolak Dukungan Kartius-Pensong

Masyarakat mempertanyakan, bagaimana prosedur dan tindaklanjut dari persoalan tersebut karena sudah merasa resah.

Diduga KTP Fiktif, Warga Dua Desa Tolak Dukungan Kartius-Pensong
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ALFON PARDOSI
Penasehat hukum Pemda Landak Glorio Sanen menyerahkan surat pernyataan penolakan warga terhadap dukungan jalur independen Pilgub Kalbar dengan disaksikan dua Kades, Camat, dan Panwascam pada di Desa Kampet pada Jumat (12/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Alfon Pardosi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Sekitar 200an Masyarakat Desa Padang Pio dan Desa Kampet, Kecamatan Banyuke Hulu, mempertanyakan adanya fotocopy KTP mereka yang masuk di dalam berkas syarat dukungan untuk pasangan Kartius-Pensong dalam Pilgub 2018.

Namun kenyataannya, menurut masyarakat setempat selama ini merasa tidak pernah menyerahkan fotocopy KTP untuk mendukung dari jalur perseorangan.

Tetapi di dalam verifikasi faktual pada 12-25 Desember lalu, fotocopy KTP masyarakat di dua Desa masuk dalam berkas.

Baca: Jalani Tes Kesehatan, Kartius Tak Hadiri Pelantikan PCMI, Ini Pejabat Yang Mewakilinya

Baca: Hujan Deras Hingga Sebabkan Banjir di Wilayah Kalbar, Ini Kata BMKG

Menyikapi permasalahan tersebut, masyarakat difasilitasi oleh Camat Banyuke Hulu, Kapolsek Menyuke, Penasehat Hukum Pemda Landak, Panwascam dan Kades dua Desa melaksanakan pertemuan dalam rangka menindaklanjuti masalah tersebut di Desa Kampet pada Jumat (12/1/2018).

Masyarakat mempertanyakan, bagaimana prosedur dan tindaklanjut dari persoalan tersebut karena sudah merasa resah.

Baca: Sejumlah Jalan di Kota Pontianak Tergenang, Ini Foto-fotonya

"Kami merasa dirugikan oleh tim sukses Kartius-Pensong, mereka bekerja seperti siluman dan tidak terbuka. Termasuk fotocopy KTP saya, ntah dari mana mereka ambilnya," ujar Sekdes Padang Pio, Jinus saat pertemuan.

Halaman
123
Penulis: Alfons Pardosi
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help