TribunPontianak/

Pilgub Kalbar

Cornelis Minta Masyarakat Cerdas Pilih Pemimpin

Pilih pemimpin yang tidak punya janji muluk-muluk. Saya yakin masyarakat sudah pintar, karena banyak contoh di negara-negara luar

Cornelis Minta Masyarakat Cerdas Pilih Pemimpin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / ISTIMEWA
Gubernur Kalbar Cornelis melantik 64 Pejabat Struktural Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Pelantikan di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Jumat (12/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalbar Cornelis berpesan agar masyarakat cerdas dan bijak dalam memilih kepala daerah pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Serentak 2018.

Tidak hanya Pemilihan Gubernur (Pilgub) namun juga Pemilihan Wali Kota dan Pemilihan Bupati.

"Pilih pemimpin yang tidak punya janji muluk-muluk. Saya yakin masyarakat sudah pintar, karena banyak contoh di negara-negara luar," ungkapnya kepada Tribun Pontianak, Jumat (12/1/2018).

Masyarakat sebagai pemilih harus mampu menilai program-program yang digaungkan calon kepala daerah yang maju dalam kontestasi Pilkada.

"Jangan sampai salah pilih. Estafet pemerintahan dan pembangunan yang telah dilakukan di masa kepemimpinan saya dan Pak Christiandy harus dilanjutkan dan tingkatkan," pesannya.

Wakil Gubernur Kalimantan Barat Christiandy Sanjaya berharap semua pihak ikut cerdaskan masyarakat dalam menentukan pilihan. Masyarakat harus memilih calon yang punya program terbaik.

(Baca: Antisipasi Penyalahgunaan, Kapolsek Binjai Rutin Lakukan Pengecekan Senpi Personel )

"Calon kepala daerah yang diyakini mampu membawa kemakmuran dan kesejahteraan bagi rakyat," ujarnya.

Menurut dia, Pemilukada merupakan proses pemilihan kepala daerah dan bukan pemimpin umat. Christiandy meminta Pemilukada tidak dikaitkan dengan isu Suku Agama Ras dan Antargolongan (SARA).

"Tentu semua pihak berharap Pilkada Serentak 2018‎ tidak mengorbankan persatuan dan kesatuan," katanya.

Christiandy mengingatkan pesan Presiden RI Joko Widodo yang berkunjung ke Pontianak saat peringatan Natal Oikumene 2017 beberapa waktu lalu.

"Presiden berharap semua rakyat Indonesia agar tidak terpecah belah ‎hanya gara-gara Pilkada. Ribut gara-gara Pilkada. Tentu tidak elok jika hanya karena Pilkada maka persatuan dan kesatuan rusak. Kita harus meresapi pesan Pak Jokowi ini," tandasnya.

Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help