Misteri Uang Hilang di Celengan, Ini Cerita Erwin Yang Mengalaminya

Menurutnya uang tabungan tersebut dipersiapkan untuk mendaftarkan anak sulungnya sekolah.

Misteri Uang Hilang di Celengan, Ini Cerita Erwin Yang Mengalaminya
ilustrasi
Ilustrasi

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Try Juliansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kasus uang di celengan warga hilang mendadak terus terjadi di Sambas, satu di antaranya menimpa Erwin (36) warga kecamatan Tangaran, Simpang Empat.

Kejadian tersebut terjadi beberapa waktu lalu, dimana awalnya ia tidak mempercayai isu terkait hilangnya uang di celengan yang menimpa sejumlah warga.

"Awalnya memang istri tidak percaya status-status di Facebook warga yang uangnya hilang di celengan. Saat pagi dua hari lalu istri minta di bukakan celengan tersebut, ternyata memang uang yang di celengan berkurang," ujarnya.

(Baca: Gelar Lomba Lari 10 K, Panitia Siapkan 100 Medali )

Diakuinya total uang yang hilang mencapai ratusan ribu rupiah, bahkan uang yang baru ia masukan beberapa hari juga ikut hilang.  Diakuinya pula uang yang hilang memang hanya pecahan 100 ribuan dan 50 ribuan.

"Baru dua hari sebelum celengan itu saya buka, saya masukan uang seratus ribu dua lembar, dan itu juga hilang. Diperkirakan isi tabungan itu seutaan lebih, dan yang tersisa hanya 420 ribu rupiah," ungkapnya.

Menurutnya uang tabungan tersebut dipersiapkan untuk mendaftarkan anak sulungnya sekolah.

"Uang itu memang istri siapkan untuk anak saya yang berusia enam tahun lebih untuk sekolah. Hingga sekarang istri masih kesal dengan hilangnya uang tersebut," tuturnya.

Diakuinya kejadian serupa banyak menimpa warga lainnya, namun untuk adik iparnya diakuinya tidak terkena dampak tersbeut karena menyimpan uang tersebut tak jauh dari kitab suci Al Quran.

"Di Sekura sudah banyak yang mengalami hal serupa, teman istri yang di Paloh juga baru beberapa hari ini kehilangan sama persis dengan yang kami alami. Untuknha adik ipar tidak hilang juga, karena dia simpan uangnya dekat Al Quran," tutupnya.

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help