TribunPontianak/

Manjakani Nyanyikan Lagu Khusus di Pementasan Spesies Terkahir di Muka Bumi

Kami juga bawakan Musikalisasi Puisi Sapardi Djoko Darmono, dibawakan Ariel Reda di bagian kedua dengan judul Dalam Diriku

Manjakani Nyanyikan Lagu Khusus di Pementasan Spesies Terkahir di Muka Bumi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / TRY JULIANSYAH
Manjakani saat mengiri musik pementasan Spesies Terakhir di Muka Bumi yang digelar di Park Life, Rabu (10/1) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak,  Try Juliansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Pertunjukan Spesies Terkahir di Muka Bumi juga di ramaikan oleh band Manjakani yang tak lagi asing di kalangan muda mudi, Rabu (10/1) malam.

Pementasan kali ini Manjakani yang baranggotakan Muhammad Taufan Eka Prasetya, Nabilla Syafani, Juan Arminandi, Ario Pramudyo, secara khusus menciptakan lagu sebagai latar musik pementasan.

"Lagu-lagu ini dibuat khusus untuk pementasan, khususnya di bagian bagian pertama lagu sendiri berjudul Berkayuh, dan bagian ketiga atau secara keseluruhan untuk naskah ini berjudul Akhir Masa," ujarnya, Taufan, Rabu (10/1) malam.

(Baca: Teater Spesies Terakhir di Muka Bumi Hibur Pengunjung Park Life )

Namun manjakani juga berkolaborasi dengan Ariel Reda pada pementasan kali ini.

"Kami juga bawakan Musikalisasi Puisi Sapardi Djoko Darmono, dibawakan Ariel Reda di bagian kedua  dengan judul Dalam Diriku," lanjutnya.

Diakuinya kesertaannya pada pertunjukan tersebut karena Manjakani awalnya juga berawal dari pemusik teater.

"Karena memang dari dulu pemusik teater, terus tertarik dengan naskah dan tertantang konsep pertunjukannya yang out door. Naskah ini membhaas tentang keresehananya dari masalah politik hingga sosial," ungkapnya.

Ia berharap teater bisa diterima di masyarakat, dan teater bisa lebih merakyat.

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help