Edi Rusdi Kamtono Akui Tes Psikiatri Kali Ini Berbeda Dengan Tes Yang Pernah Diikutinya

Ada sedikit perbedaan tes yang sekarang dengan yang dulu, sekarang soalnya tidak sebanyak dulu, dulu itu ada 500 soal dan sekarang 350 saja

Edi Rusdi Kamtono Akui Tes Psikiatri Kali Ini Berbeda Dengan Tes Yang Pernah Diikutinya
TRIBUNFILE/ISTIMEWA
Edi Rusdi Kamtono (kemeja putih) saat mendatangi RSJ Sungai Bangkong, Kamis (11/1/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kandidat bakal pasangan calon Wali Kota Pontianak dan Wakil Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono-Bahasan hari ini terlebih dahulu melakukan tes kejiwaan atau psikiatri di Rumah Sakit Jiwa Sungai Bangkong, Kamis (11/1/2018).

Edi Kamtono, mengaku tes yang mereka ikuti berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala dalam mengerjakan soal-soal yang diberikan.

"Tesnya berjalan lancar," ucap Edi Kamtono usai menyelesaikan soal tes.

Baca: Beredar Foto Kader PPP Sumut Tolak Dukung Djarot, Hingga Bakar Baju dan Banner DPW

Menjabat sebagai Wakil Wali Kota Pontianak saat ini tentu Edi kamtono sudah pernah mengikuti serangkaian tes serupa ketika ia akan maju sebagai wakil mendampingi Wali Kota Pontianak, Sutarmidji beberapa waktu lalu.

Ia mengaku ada sedikit perbedaan antara tes yang pernah ia jalani beberapa waktu lalu dengan tes yang baru saja ia jalani ini.

"Ada sedikit perbedaan tes yang sekarang dengan yang dulu, sekarang soalnya tidak sebanyak dulu, dulu itu ada 500 soal dan sekarang 350 saja," ucapnya.

Baca: Sejumlah Bapaslon Kepala Daerah Akan Tes Kesehatan di RSUD Soedarso

Sedangkan untuk tingkat kesulitan ia mangaku sama saja dengan tes yang pernah ia lalui.

Edi menambahkan, sebenarnya tes yang dilakukan ini berkaitan dengan kesiapan fisik. Bagaimana peserta harus santai dan konsentrasi penuh.

Baca: Gerindra Dukung Edi Kamtono, Yandi Ngotot Maju di Pilwako dan Siap Dipecat

Ia mengaku menyelesaikan 350 soal yang ada hanya dalam waktu 90 menit saja.

"Karena itu akan menggambarkan mental, tingkat kewaspadaan, bagaimana responsif kita terhadap sosial. Menampilkan karakter kepemimpinan, cenderung ke personal," pungkasnya.

Penulis: Syahroni
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help