Bulog Punya Trik Jitu Stabilkan Beras di Kapuas Hulu

Beras yang dijual oleh Mitra (tokoh) ke masyarakat dibawah HET pemerintah yaitu Rp 9.850 perkilogram

Bulog Punya Trik Jitu Stabilkan Beras di Kapuas Hulu
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SAHIRUL HAKIM
Kepala Kantor Seksi Logistik Bulog Putussibau Kapuas Hulu Halpid Handi Agus 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Sahirul Hakim

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Dalam rangka menstabilkan harga beras di pasaran, Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan diawal tahun 2018 telah melaunching beras operasi pasar (OP) cadangan beras pemerintah.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Kantor Seksi Logistik Bulog Putussibau Kapuas Hulu Halpid Handi Agus menyatakan, kalau pihaknya sudah menyalurkan beras OP cadangan beras pemerintah ke pihak mitra (tokoh), sesuai dengan perintah dari kementerian perdagangan.

Baca: Menteri Perdagangan Terkejut Harga Beras Pontianak Dibawah HET

"Beras yang dijual oleh Mitra (tokoh) ke masyarakat dibawah HET pemerintah yaitu Rp 9.850 perkilogram, karena sudah diatur oleh pemerintah," ujar Agus kepada wartawan, di Kantor Bulog Putussibau, Kamis (11/1/2018).

Agus menuturkan, tujuan menyalurkan beras OP itu untuk menstabilkan harga beras di pasaran, sehingga Bulog diperintah untuk melakukan operasi pasar.

"Sekarang harga beras di pasar terlihat ada kenaikan," ucapnya.

Baca: Permintaan Produk Beras Hitam Milik Kelompok Tani Perempuan Cukup Tinggi

Terkait kualitas beras OP, Bulog menjamin sangat berkualitas. Hanya saja gaung di Kapuas Hulu masih kurang.

"Mengapa kurang gaung, karena masyarakat masih banyak pilihan beras di pasar," ujarnya.

Dalam penjualan jelas Agus, pihaknya tak terlibat karena yang menjual beras OP harus melalui mitra yang telah ditunjuk sesuai dengan aturan yang berlaku oleh pemerintah.

"Dalam penjualan beras OP kami tak ada target, itu tergantung kebutuhan atau permintaan masyarakat," ucapnya.

Baca: Duh, Harga Beras Diprediksi Naik pada Oktober 2016!

Ia menambahkan, awal tahun 2018 pihaknya baru menjual beras OP sebanyak 500 kilogram.

"Program ini baru dilaunching awal tahun 2018. Kedepannya baru akan ditingkatkan lagi penyaluran beras OP," ungkapnya

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help