TribunPontianak/

Pilgub Kalbar

Misrawi: Tak Ada TPS Khusus di Pilgub Kalbar

Ia mengatakan orang yang mengalami gangguan jiwa juga berhak memilih selama belum ada surat keterangan sakit jiwa dari dokter.

Misrawi: Tak Ada TPS Khusus di Pilgub Kalbar
TRIBUNPONTIANAK/ FILE
Divisi Sumberdaya Manusia dan Partisipasi Masyarakat KPU Provinsi Kalimantan Barat, Misrawi . 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak,  Try Juliansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Setiap warga negara berhak ikut serta dalam pemilu selama memenuhi syarat. Ini juga tidak terkecuali bagi penghuni rumah sakit jiwa, seperti pemilu 2014 yang terdapat TPS di Rumah Sakit Jiwa Kalbar di Bodok, Singkawang.

Diakui oleh Anggota Partisipasi Masyarakat dan Pengembangan SDM KPU Kalbar, Misrawi mengatakan  tidak ada TPS khusus nantinya di Pilgub Kalbar 2018. Termasuk di rumah sakit jiwa seperti halnya di rumah sakit jiwa Bodok di pemilu terdahulu.

"Saat ini kita belum tau lokasi TPSnya, karena itu kewenangan Kabupaten/kota intinya tidak ada TPS khusus. Bila memang ada pemilih memenuhi syarat di Rumkit jiwa itu bisa diarahkan ke TPS terdekat," ujarnya, Rabu (10/1).

Diakuinya untuk sosialisanya nanti memang akan melibatkan pegawai di rumah sakit jiwa tersebut. "Jadi teman-teman sosialisasinya melibatkan pihak rumah sakit karena mereka yang mengetahui kondisi psikologis penghuni disana," katanya.

(Baca: Dorong Pelajar Tak Gunakan Sepeda Motor ke Sekolah, Ini Yang Dilakukan Kepala SMPN 3 Sungai Raya )

Ia mengatakan orang yang mengalami gangguan jiwa juga berhak memilih selama belum ada surat keterangan sakit jiwa dari dokter.

"Warga yang mengalami gangguan jiwa memenuhi syarat selama tidak ada surat keterangan dari dokter terkait ia mengalami gangguan jiwa," katanya.

Disinilah menurut dia pendataan pada pemilih di Pilgub Kalbar 2018, harus dilakukan dengan seteliti mungkin.

"Karena itu perlu di data termasuk di masyarakat selama dia tidak ada keterangan sakit jiwa dari dokter maka boleh memilih tetapi jika ada maka akan gugur hak memilihnya," tutupnya

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help