Pilgub Kalbar

Jika Terpilih, Ini Program Prioritas Suryatman Gidot

Daerah perbatasan harus jadi prioritas agar Kalbar jadi beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

Jika Terpilih, Ini Program Prioritas Suryatman Gidot
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / RIZKY PRABOWO RAHINO
Bakal pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat Periode 2018-2023, Karolin Margret Natasa dan Suryatman Gidot usai membacakan ikrar saat Deklarasi Parade Budaya Karol-Gidot Untuk Semua di Rumah Radakng Pontianak, Jalan Sutan Syahrir Pontianak, Rabu (10/1/2018) siang 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Calon Wakil Gubernur Kalbar Periode 2018-2023, Suryatman Gidot menegaskan pembangunan daerah perbatasan menjadi perhatian serius jika ia dan Karolin Margret Natasa dipercayai mengemban amanah sebagai pemimpin Kalbar lima tahun mendatang. 

"Kita provinsi perbatasan. Daerah perbatasan harus jadi prioritas agar Kalbar jadi beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," ungkapnya saat Deklarasi Parade Budaya Karol-Gidot Untuk Semua di Rumah Radakng Pontianak, Jalan Sutan Syahrir Pontianak, Rabu (10/1/2018) siang.

Gidot mengatakan keberagaman akan selalu dijaga. Keamanan dan ketertiban akan tetap diutamakan di masa pemerintahan Karol-Gidot. 

"Kemanan dan ketertiban menjadi jaminan suatu daerah, bangsa dan negara bisa menyelenggarakan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan," terangnya. 

(Baca: Ini Pesan Karolin Kepada Tim Sukses dan Simpatisan ) 

Gidot menyadari Gubernur Kalbar Cornelis dan Wakil Gubernur Kalbar Christiandy Sanjaya tidak lama lagi akan mengakhiri 10 tahun kepemimpinan di Kalbar. Selama 10 tahun, PDIP dan Partai Demokrat sudah bersama-sama dengan rakyat saling mengawal dan mendukung agar Kalbar maju. 

"Terbukti sekarang. Daerah pedalaman seperti perbatasan mulai terbuka. Beberapa tempat lain kemajuan sudah diukir. Kami tidak mau ini berhenti. Kami mau ini dilanjutkan untuk rakyat Kalbar," jelasnya.

Gidot menambahkan nasionalisme dan kejujurannya bersama Karol untuk mengabdi kepada rakyat Kalbar tidak perlu diragukan. Menurut dia, waktu masih terlalu panjang. Ia dan Karol ingin melihat kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kalbar. 

"Dengan jiwa muda kami, kepada seluruh kaum muda kami ingin mengabdikan diri kami. Harapan kaum muda bersama-sama kita wujudkan agar Kalbar bisa disejajarkan dengan provinsi lain yang lebih maju di republik ini. Saya meminta dukungan dan doa restu masyarakat Kalbar agar kami bisa mengabdi untuk kalbar," tukasnya. 

Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help