TribunPontianak/

Pemkab Godok Sektor Pariwisata, 20 Lokasi Wisata Terdata di Sekadau

Bahkan, kata dia, rencananya objek wisata air terjun Batu Joto, Kecamatan Nanga Taman akan dijadikan sebagai objek wisata arum jeram.

Pemkab Godok Sektor Pariwisata, 20 Lokasi Wisata Terdata di Sekadau
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIVALDI ADE MUSLIADI
Kawasan wisata Batu Joto yang terletak di Desa Pantok Kecamatan Nanga Taman, merupakan satu diantara lokasi wisata favorit masyarakat yang selalu ramai dikunjungi, apalagi pada saat liburan kawasan ini dipadati para pengunjung. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rivaldi Ade Musliadi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU -  Sekretaris Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sekadau Isbianto mengatakan, pemerintah daerah akan terus melakukan pembenahan pada destinasi wisata yang ada di Sekadau, yang berpotensi menarik minat wisatawan.

Satu diantaranya destinasi wisata dan juga merupakan ikon Kabupaten Sekadau, yaitu gua Lawang Kuari akan dilakukan penataan.

Baca: DTwins, Dara Kembar Asal Pontianak Ini Rilis Single Perdana Lho

"Tentunya akan dibenahi, karena sektor pariwisata merupakan satu diantara program yang akan terus dikembangkan untuk menarik minta wisatawan. Kita juga sudah mengajukan anggarannya ke pusat. Jika memang direstui maka akan dilakukan penataan,” ujarnya kepada Tribun Minggu (7/1/2018).

Mengenai jumlah lokasi wisata yang ada di Kabupaten Sekadau, Isbianto mengatakan jumlah objek wisata yang terdata sebanyak 20 lokasi.

“Jumlah itu belum termasuk yang belum terdata,” imbuhnya.

Baca: Satu Orangutan Dewasa Jantan Harus Ditraslokasi BKSDA-YIARI, Setelah Diamati Pergerakannya

Bahkan, kata dia, rencananya objek wisata air terjun Batu Joto, Kecamatan Nanga Taman akan dijadikan sebagai objek wisata arum jeram.

Sementara itu, Wakil Bupati Sekadau Aloysius menuturkan, Sekadau memang memiliki banyak potensi wisata, seperti Lawang Kuari, Batu Joto hingga wisata air terjun dan air panas.

Untuk itu, kata dia, secara bertahap pembangunan dilakukan, salah satunya akses.

“Itu bisa saja diusulkan baik melalui APBN, APBD Provinsi. Tapi paling tidak bagaimana membuat tempat wisata mudah dikunjungi orang,” ujarnya.

Ia menyambut baik jika ada investor yang ingin berinvestasi di Sekadau disektor pariwisata.

Tapi, lanjut Aloy, yang jelas harus mengacu pada aturan yang ada.

“Apalagi banyak kajian, baik lingkungan hidup hingga hal yang bersifat daerah kawasan. Tapi pada intinya kami menyambut baik jika ada investor yang ingin berinvestasi,” pungkasnya. 

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help