Umat Katolik Rayakan Natal Bersama di Kapuas Hulu

Konradus menuturkan, dalam bentuk apapun Informasi karena sampai saat ini beberapa orang yang tidak bisa melaksanakan kegiatan Natal

Umat Katolik Rayakan Natal Bersama di Kapuas Hulu
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ SAHIRUL HAKIM
Wakil Bupati Kapuas Hulu Antonius L Ain Pamero, SH saat memberikan kata sambutan dalam acara natal bersama, di Halaman Gereja ST. Ignasius Pala Palau, Jumat (5/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Sahirul Hakim

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Jamaat Umat Katolik di Kecamatan Putussibau Utara telah mengelar perayaan natal bersama Stasi Santo Ignasius Pala Pulau, dengan tema "Hendaklah Damai Sejahtera Kristus Memerintah Dalam Hatimu (Kolose :3:15)", di Halaman Gereja ST. Ignasius Pala Palau, Jumat (5/1/2018).

Kepala Paroki Gereja Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda (HSPMTB) Pastor Konradus Hancu menyatakan, kalau doronya merasa bangga terhadap umat Gereja ST. IGNASIUS Pala Pulau, karena selalu penuh dengan damai merayakan kegiatan Natal kali ini.

Baca: Bikin Syok! Pembunuh Anis Temui Titik Terang, Ternyata Pelakunya

"Bahwa perayaan Natal ini apapun situasinya harus tetap dilaksanakan, agar tetap menciptakan damai dan kesejahteraan bersama agar dapat bertoleransi terhadap agama lainya dalam masyarakat," ucapnya.

Konradus menuturkan, dalam bentuk apapun Informasi karena sampai saat ini beberapa orang yang tidak bisa melaksanakan kegiatan Natal, dikarenakan informasi yang simpang siur sehingga perlu dipandang dengan bijak seperti yang dilakukan Bunda Maria dalam doanya.

Baca: 150 Personel TNI Siap Amankan Pilgub Kalbar di Kapuas Hulu

"Damai sejahtera kita, perlu juga dibangun terhadap anak-anak tetapi bukan berarti membatasi namun hal itu peran Orang tua terhadap anak harus dapat meneguhkan sehingga dapat membimbing dalam anggota keluarganya," ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kapuas Hulu, Antonius L. Ain Pamero SH menyatakan permohonan maaf atas ketidak hadiran Bapak Bupati Kapuas Hulu. "Kita harus bersyukur pada saat ini kita masih bisa merayakan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018," ucapnya.

Anton menuturkan, mungkin pada saat Natal tanggal 25 Desember 2017 kemarin tidak sempat berkunjung ketetangga, sehingga pada kesempatan inilah saling bertemu, dan merayakan bersama dalam kegiatan Natal bersama ini.

"Sesuai dengan yang disampaikan juga oleh Kepala Paroki Gereja Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda (HSPMTB), dengan adanya sarana komunikasi yang mudah diakses sehingga mengarah kepada isu-isu yang tidak jelas dan membuat kita menjadi tidak tenang oleh karena itu kita harus menanggapi dengan bijak dan jangan mudah terprovokasi," ungkapnya. 

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help