TribunPontianak/

HUT Ke-61 Pemprov Kalbar, PNS Serbu Pasar Murah Di Rumah Radakng

Barang-barang kebutuhan yang dijual jenisnya beragam dengan harga murah di bawah harga pasaran...

HUT Ke-61 Pemprov Kalbar, PNS Serbu Pasar Murah Di Rumah Radakng
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIZKY PRABOWO RAHINO
ASN menyerbu sejumlah barang kebutuhan pokok yang dijual saat pasar murah HUT Ke-61 Pemprov Kalbar di Rumah Radakng Pontianak, Jalan Sutan Syahrir Pontianak, Jumat (5/1/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Tak sampai dua jam, sejumlah barang-barang kebutuhan pokok ludes terjual di Rumah Radakng Pontianak, Jalan Sutan Syahrir Pontianak, Jumat (5/1/2017).

Barang-barang kebutuhan pokok itu mayoritas diboyong oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) wanita di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat saat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-61 Pemprov Kalbar.

Pasar murah merupakan bagian dari rangkaian kegiatan memeriahkan HUT Ke-61 Pemprov Kalbar. Barang-barang kebutuhan yang dijual jenisnya beragam dengan harga murah di bawah harga pasaran.

Baca: Pemerintah Gelar Pasar Murah di Desa Rabak

Misalnya, telur satu rak berisi 30 butir dijual Rp 30 ribu, minyak goreng kemasan merek KITA ukuran satu liter dijual Rp 11 ribu, gula pasir Rp 10 ribu per kilogram (Kg) dan beras premium berbagai merek dijual Rp 70-80 ribu per 10 Kg. Sayur-mayur juga dijual dengan harga murah.

Baca: Asyiiik! Tempat Bikin SIM Di Polres Mempawah Sudah Ada Fasilitas Ini Loh

Pasar murah kerjasama antara Tim Penggerak (TP) PKK Kalbar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kalbar, Perum Bulog Kalbar dan Bank Kalbar.

Satu diantara PNS Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat, Isnawati mengaku terbantu dengan adanya operasi pasar murah.

"Senang lah. Bisa bantu-bantu meringankan. Ini saya beli satu karung beras merek Borobudur. Murah ini, hanya Rp 80 ribu. Isinya 10 kilogram. Kalau di pasar di atas Rp 80 ribu harganya," ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help