Atbah Tegaskan Program Kerja OPD Harus Sesuai Visi Misi Pembangunan

Atbah Romin Suhaili menegaskan, program kerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus mengaktualisasikan visi misi pembangunan Kabupaten Sambas.

Atbah Tegaskan Program Kerja OPD Harus Sesuai Visi Misi Pembangunan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/TITO RAMADHANI
Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili usai menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun anggaran 2018, kepada sembilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di aula utama Kantor Bupati Sambas, Jumat (5/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili menegaskan, program kerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus mengaktualisasikan visi misi pembangunan Kabupaten Sambas.

"Jangan sampai pengelolaan keuangan atau APBD hanya bersifat rutinitas. Harus ada kesinergian program kerja yang dibuat. Semua OPD harus mendukung visi misi pembangunan. Jangan sampai apa yang dikerjakan hanya bersifat rutinitas yang tidak mencerminkan visi misi," tegasnya saat menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun anggaran 2018 kepada sembilan OPD, di aula utama Kantor Bupati Sambas, Jumat (5/1/2017).

Tak hanya itu saja, Atbah juga meminta agar kebiasaan lama dalam pengelolaan keuangan yang tidak baik, segera untuk ditinggalkan.

"Capaian yang telah baik di tahun-tahun lalu, terus ditingkatkan," ucapnya.

Menurutnya, OPD dalam menyusun program kerja, harus memiliki fokus dan prioritas yang jelas.

Jika hanya rutinitas yang tidak memiliki kemanfaatan bagi rakyat, seharusnya mendapat perhatian serius.

"Perbaikan kualitas merupakan satu hal yang menjadi perhatian, disamping tentu saja mempelajari persoalan-persoalan yang lalu, supaya tidak kita ulangi lagi kesalahan-kesalahan tersebut di masa sekarang," jelasnya.

Atbah mengharapkan ASN Kabupaten Sambas, bekerja dan membuat program kerja dengan tujuan beribadah kepada Allah SWT.

"Dana yang dilimpahkan ke OPD, adalah amanah yang harus dijalankan dengan baik. Mengelola Keuangan ini seperti pola pikir berbisnis. Kalo berbisnis harus ada keuntungan. Di pemerintahan, keuntungan itu harus untuk rakyat maupun bagi pengelolanya. Atau dengan kata lain keuntungannya untuk semua," sambungnya.

Penulis: Tito Ramadhani
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help