IHSG Ditutup Menguat, Cenderung Bergerak Mixed di Akhir Pekan

PT Reliance Sekuritas merilis mayoritas indeks saham di Asia ditutup menguat dipimpin indeks Nikkei +3,26 persen dan TOPIX +2,55 persen.

IHSG Ditutup Menguat, Cenderung Bergerak Mixed di Akhir Pekan
Screenshot
Pergerakan IHSG 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - PT Reliance Sekuritas merilis mayoritas indeks saham di Asia ditutup menguat dipimpin indeks Nikkei +3,26 persen dan TOPIX +2,55 persen di Jepang yang menguat ke level tertinggi.

Indeks Hangseng +0,57 dan Shanghai +0,42 persen ditutup menguat sedangkan KOSPI -0,80 persen terkoreksi. Harga komoditas memperpanjang rekor kenaikan karena harga minyak WTI naik kelevel tertinggi dalam tiga tahun terakhir.

"IHSG +0,65 persen ditutup menguat 40,84 poin dilevel 6292 dengan sektor pertambangan +1,64 persen dan Aneka Industri +1,525 memimpin penguatan. Saham PTRO, HRUM, ADRO dan ASII menjadi pendorong.

Branch Manager PT Reliance Sekuritas mengatakan optimisme investor terhadaip prospek kinerja sektor manufaktur di Tiongkok dan harga komoditas tambang yang menguat seiring penguatan harga minyak menjadi faktor utama penguatan pada sektor pertambangan.

Investor asing pun mulai tercatat aktif dengan net buy Rp264,21 miliar dengan saham BMRI, BBCA dan SMGR yang menjadi teramai dibeli investor asing.

Bursa saham di Eropa dibuka menguat diawali Indeks Eurostoxx +0,93 persen, FTSE +0,20 persen dan DAX 0,82 persen yang dibuka optimis dalam dua minggu terakhir. Tanda-tanda ekspansi ekonomi global menjadi pendorong optimisme investor selain harga komoditas yang bergairah diawal tahun ini.

Data indeks kinerja sektor jasa di zona Eropa rilis optimis naik 56,6 dari 56,5 diperiode sebelumnya. Data selanjutnya diakhri pekan yang akan menjadi sentimen diantaranya Tingkat Inflasi dan Indeks harga produksi di zona Eropa serta tingkat penganguran dan neraca perdagangan di AS.

Secara teknikal IHSG tertahan pada support Fibonacci 38,2 persen dilevel 6250 dari trend penguatan sejak bulan Desember tahun lalu.

Indikasi tertahan pada support dan kembali menguji MA5 (6310) yang menjadi resistance terdekat meskipun demikian Indikator stochastic bergerak bearish cukup kuat dari level overbought dengan momentum RSI yang tertekan memberi dorongan negatif," ujarnya.

"Diperkirakan IHSG akan bergerak cenderung mixed diakhir pekan dengan range pergerakan 6220-6335. Saham-saham yang masih dapat dicermati diantaranya BBNI, BMRI, HRUM, LPKR, MNCN, WIKA, SMSM, ADHI," ujarnya.

Penulis: Maskartini
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help