Manuver Jenderal di Pilkada 2018

Tercatat sejumlah jenderal TNI dan Polri aktif yang digadang akan berlaga di pesta politik Pilkada Serentak 2018.

Manuver Jenderal di Pilkada 2018
Net
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ahmad Suroso

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Siapa pun boleh bertarung dalam pilkada serentak yang bakal digelar pada Juni 2018.

Termasuk bagi mereka yang bekerja di institusi pertahanan negara seperti Tentara Nasional Indonesia (TNI) atau Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Tercatat sejumlah jenderal TNI dan Polri aktif yang digadang akan berlaga di pesta politik Pilkada Serentak 2018.

Salah satunya Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen TNI Edy Rahmayadi sebagai calon gubernur Sumatera Utara.

Bahkan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto telah menyetujui pengunduran diri Pangkostrad Letnan Jenderal Edy Rahmayadi dari TNI.

"Sudah (ditandatangani), sudah di-acc," ujar Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Sabrar, Selasa (2/1/2018).

Baca: Teka-teki Figur Calon Gubernur Yang Akan di Usung PDIP, Ini Kata Pengamat

Jenderal lainnya yang berniat maju Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Safaruddin sebagai calon gubernur Kaltim.

Selanjutnya Wakil Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri Irjen Pol Anton Charliyan di Pilkada Jawa Barat, Komandan Brigade Mobil Polri Irjen Murad Ismail di Maluku, Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw jadi bakal calon Gubernur Papua.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Suroso
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved