Apakah Gay Itu Menyimpang Dari Sisi Kesehatan? Ini Kata Kadiskes Sanggau

Walaupun pengaruh lingkungan, hanya sebatas stimulus, karena memang sebelumnya faktor genetik gay sudah ada dalam diri seseorang itu.

Apakah Gay Itu Menyimpang Dari Sisi Kesehatan? Ini Kata Kadiskes Sanggau
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ HENDRI CHORNELIUS
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, dr Jones Siagian M Qih 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hendri Chornelius

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Komunitas lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) membuat beberapa grup di jejering sosial facebook, satu di antaranya bernama Gay Sanggau Kapuas dengan anggota sebanyak 157 akun.

Meski LGBT dari sisi agama dan norma masyarakat dianggap tabu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, dr Jones Siagian M Qih menyampaikan, seorang gay, karena faktor genetik sehingga muncullah apa yang disebut deviasi seksual.

“Sebenarnya, bisa dibilang perilaku menyimpang. Tapi itu bukan karena pengaruh lingkungan,” katanya, Rabu (3/1/2018).

Baca: Berkembang Opini Kaum Gay Nekat Membunuh, Begini Penuturan Psikolog Pontianak

Walaupun pengaruh lingkungan, lanjut Jones, hanya sebatas stimulus, karena memang sebelumnya faktor genetik gay sudah ada dalam diri seseorang itu.

“Tapi itu setahu saya tidak menular. Kalau seperti kita yang tidak ada gen LGBT itu mau bergaul pada siapa aja, ya tidak ada masalah. Faktornya itu murni gen, yang kemudian muncul karena kondisi lingkungan, ” ujarnya.

Baca: Sempat Heboh Gay di Pontianak, Termasuk Gangguan Jiwakah? Berikut Penjelasannya

Makanya, lanjut Jones, selalu mereka tergabung dalam komunitas.

“Yang bukan gay, kalau pun sering bergaul mereka tidak akan menjadi gay. Kalaupun saya bergaul dangan bencong, tidak akan jadi LGBT. Jadi ini murni karena gen,” jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help