Pemuda Melayu Harus Aktif Tegakan Adat Istiadat
"Hidup di Kandung Adat, Mati di Kandung Tanah. "Marilah kita sebagai pemuda Melayu untuk memahami adat dan istiadat budaya Melayu," ungkapnya.
Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Sahirul Hakim
TRIBUN PONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Menghadiri acara Musyawarah Adat (Musdat) ke- I Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kabupaten Kapuas Hulu, di Rumah MABM Kapuas Hulu, Selasa (26/12/2017) 21.00 WIB.
Ketua Umum Organisasi Himpunan Pemuda Kapuas Hulu, Mohamat Sukardi menyatakan, dirinya hadir dalam kegiatan tersebut sebagai peninjau musyawarah adat I.
"Sudah selayaknya Pemuda itu Lebih banyak aktif, dalam menegakkan adat istiadat," ujarnya kepada Tribun, Rabu (27/12/2017).
Baca: Malam Tahun Baru Kemana? Ini 5 Hotel Asik Yang Mengusung Tema Berbeda Untuk Malam Pergantian Tahun
Dalam hal ini jelas Sukardi, pemuda dapat berperan menata kembali Adat dan Budaya Melayu Kapuas Hulu. Pentingnya masyarakat dalam menjaga dan menerapkan adat istiadat melayu, baik yang tersurat maupun yang tersirat," dengan menimbulkan budaya melayu di setiap kegiatan kemasyarakatan.
Baca: Lakukan Sidak, Dua Daerah Perbatasan Ini Jadi Perhatian Khusus Kapolda Kalbar
"Pemuda harus mengatahui adat budaya melayu, serta menjunjung tinggi keberadaannya. Generasi muda Kabupaten Kapuas Hulu harusnya paham adat di kampung masing-masing," ucapnya.
Sukardi menambahkan, semestinya Generasi Muda Kapuas Hulu selalu ingat
"Hidup di Kandung Adat, Mati di Kandung Tanah. "Marilah kita sebagai pemuda Melayu untuk memahami adat dan istiadat budaya Melayu," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/foto-bersama_20171227_085855.jpg)