Polisi Tetapkan Tersangka Baru di Kasus Korupsi IAIN Pontianak, Siapa dan Apa Perannya?

HM ditetapkan sebagai tersangka, yakni berdasarkan petunjuk yang diberikan dari Jaksa kepada kepolisian.

Polisi Tetapkan Tersangka Baru di Kasus Korupsi IAIN Pontianak, Siapa dan Apa Perannya?
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Rektor IAIN Pontianak Hamka Siregar terdakwa kasus dugaan tindak pidana korupsi meubeler Rusunawa IAIN Pontianak sedang membaca dakwaan jaksa yang didakwakan kepada dirinya di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pontianak, Jalan Uray Bawadi, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (18/10/2017) pagi. Sidang perdana ini dalam agenda mendengarkan dakwaan oleh jaksa penuntut umum. TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Satreskrim Polresta Pontianak melanjutkan pengembangan penanganan perkara Tindak pidana Korupsi (Tipikor) Pengadaan Meubeler Rusunawa IAIN Pontianak yakni telah melimpahkan berkas perkara tersangka lainnya ke Kejari Pontianak.

Berkas Perkara yang di limpahkan tersebut dengan tersangka berinisial HM yang perannya dalam proyek pengadaan Meubler Rusunawa IAIN Pontianak tahun 2012 tersebut sebagai Sekretaris ‎Panitia Lelang/ Pokja

Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol M Husni Ramli SH MH, HM ditetapkan sebagai tersangka, yakni berdasarkan petunjuk yang diberikan dari Jaksa kepada kepolisian.

"Hingga saat ini penanganan perkara Tipikor Meubler Rusunawa IAIN Pontianak berkas HM tahap 1 nya sudah minggu kemarin," ujar Kasat Reskrim pada Senin (11/12/2017).

(Baca: Hamka Siregar - Daftar Riwayat Proses Sidang Sang Rektor IAIN Pontianak )

Kemudian ia menambahkan dengan dikirimnya berkas perkara tersebut (Tahap 1)merupakan langkah penyidikan lebih lanjut.

"Kita tinggal menunggu penelitian berkas dari jaksa saja. Jika dinyatakan lengkap/P21 maka akan kita limpahkan tersangka Helmi beserta barang buktinya,"tuturnya

"Semua saksi sudah kita periksa, termasuk Hamka Siregar juga masuk sebagai saksi tersangka Helmi,"jelasnya

Husni menerangkan, sejauh ini untuk perkara tipikor Meubler Rusunawa IAIN Pontianak sudah ada enam tersangka , empat tersangka sudah divonis oleh hakim dan satu masih proses sidang oleh pihak Pengadilan dan satu tersangka dalam penyidikan," katannya.

Seperti di ketahui, Penyidik Tipikor Satreskrim Polresta Pontianak perkara tipikor Meubler Rusunawa IAIN Pontianak menjerat enam tersangka dalam perkara yang di temukan total kerugian negara berdasarkan penghitungan ahli (BPKP) yakni sekitar Rp520 juta.

"Korupsi yang terjadi yakni barang tidak sesuai spek maupun kontrak serta adanya aturan yang dilanggar berkaitan tidak dibentuknya PPHP,"pungkasnya.

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help