TribunPontianak/

Uniknya 12 Mitos Turun Temurun di Tengah Masyarakat, Ada Yang Ancamannya Ngeri Banget!

Mitos merupakan sebuah kepercayaan terhadap terjadinya sesuatu yang buruk tertimpa pada kita apabila kita melanggar sebuah pantangan.

Uniknya 12 Mitos Turun Temurun di Tengah Masyarakat, Ada Yang Ancamannya Ngeri Banget!
Net
Ilustrasi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID  - Meski saat ini kita  hidup dalam era modern dan semuanya berbasis pada IPTEK, tak dapat dipungkiri bahwa kita juga masih melekat pada norma-norma dan kebiasaan tradisional kita.

Ada sejumlah kebiasaan, mitos atau kebudayaan yang hingga saat ini, kita perlihara secara turun temurun. Setiap daerah di Indonesia bahkan masih memiliki mitos yang melekat dalam kehidupan.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)  mitos mengandung penafsiran tentang asal-usul semesta alam, manusia, dan bangsa tersebut mengandung arti mendalam yang diungkapkan dengan cara gaib. 

Mitos merupakan sebuah kepercayaan terhadap terjadinya sesuatu yang buruk tertimpa pada kita apabila kita melanggar sebuah pantangan.

Kebanyakan mitos dikaitkan dengan hal berbau mistis seperti gaib dan ramalan umum yang sering terjadi, dikarenakan pada zaman dahulu teknologi masih kuno, tidak secanggih sekarang.

Sehingga para manusia zaman dahulu mengaitkan dengan hal mistis dan dianggap tabu untuk melakukan sesuatu yang secara umum menjadi sebuah kebiasaan aneh yang berulang pada suatu kejadian yang sama. Bahkan melalui mitos ini pula menjadi cara 'ampuh' bagi orang-orang tua di jaman dahulu untuk mengingatkan anak-anak mereka. 

Seiring perkembangan jaman dan teknologi makin bertambah maju, ada beberapa mitos yang kini malah sering dilanggar.

Dilansir dari berbagai sumber dan pengamatan inilah mitos yang masih kerap kita jumpai di sekitar kita.

1. Tidak boleh Potong Kuku dan Rambut Malam Hari

Pantangan ini kononnya dianggap tabu bagi masyarakat terutama di Indonesia, karena jika pantangan ini dilanggar  ada yang mempercayai akan mati menjadi batu bahkan sebagian lagi mempercayai dapat menyebabkan orangtua meninggal, bahkan ada yang mengatakan kuku kita akan menjadi kunang-kunang. 

Halaman
1234
Penulis: Dhita Mutiasari
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help