Selama November, Puksesmas Sungai Durian Tangani 5 Kasus DBD

Selama Bulan November Pukesmas Sungai Durian menerima pasien DBD sebanyak 5 orang anak...

Selama November, Puksesmas Sungai Durian Tangani 5 Kasus DBD
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ MADROSID
Petugas DBD Puskesmas Sungai Durian melakukan fogging di area rumah dinas, mess Lanud Supadio, Jumat (8/12/2017). Dua anak anggota Lanud Supadio terkena DBD. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Madrosid

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Selama Bulan November Pukesmas Sungai Durian menerima pasien DBD sebanyak 5 orang anak. Hal itu mengharuskan pihak puskesmas bekerja maksimal untuk menangani pencegahan penyakit DBD di daerahnya.

Kepala Puskesmas Sungai Durian, dr. Yudi Paulian mengatakan bahwa pihaknya juga melaksanakan fogging permintaan dari RS Auri, atas adanya kasus DBD pada 2 orang anak dari anggota TNI AU.

Sehingga total 7 orang di area Puskesmas Sungai Durian. Tindakan fogging ini sebagai upaya insidentil dalam memutus perkembangan nyamuk Aedes Aegypti.

"Kemarin kita ada permintaan dari RS AURI untuk membantu pelaksanaan fogging. Area fogging juga masuk pada area puskesmas Sungai Durian. Dari adanya beberapa kasus DBD kita selalu melakukan penangan preventif dan promitif yang selalu terus menerus kita lakukan," katanya, Jumat.

(Baca: Antisipasi DBD, Ini Upaya Puskesmas Sungai Durian )

Tidak hanya dalam pencrhgahan saja, namun dalam pelayanan dan pengobatan. Puskesmas selalu intens, sebagai daerah endemik terjadi DBD.

"Memang efektifnya adalah, masyarakat juga harus turut menjaga terhadap lingkungan tetap bersih terutama yang menyasar pada, 3M plus, mengubur, menutup dan menguras. Agar tak memberi kesempatan pada perkembangan nyamuk aedes aegypeti, pembawa virus DBD," pungkas Yudi.

Penulis: Madrosid
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved