TribunPontianak/

LP3KKU Sayangkan Aktifitas Pemilik Gudang Minuman Alkohol

"Yang minolnya kemarin belum jelas legal nya sekarang sudah masukan Bir lagi, "terang Abdul Rani,

LP3KKU Sayangkan Aktifitas Pemilik Gudang Minuman Alkohol
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Satu diantara buruh angkut di pasar Melano tampak sedang memikul kotak Bir Anker untuk dimasukan kedalam gudang belum lama ini. 

Laporan Wartawan Tribun Potianak Muhammad Fauzi

TRIBUNPONTIANAK. CO. ID, KAYONG UTARA - Ketua Lembaga Pengawal Pelaksana Pembangun Kabupaten Kayong Utara (LP3KKU) Abdul Rani, yang juga merupakan tokoh masyarakat Melano menyayangkan sikap instansi terkait, yang seolah-olah melakukan pembiaran terhadap aktivitas pemasok minol jenis Bir Anker Ahyang, yang beberapa waktu lalu Bir Anker miliknya yang berjumlah 58 Bir juga diamankan pihak Satpol PP Kayong Utara.

Bir Anker yang diamankan Satpol PP kemarin, hingga saat ini belum ada kejelasan legal kepemilikannya, karena hingga saat ini Ahyang hanya dapat menunjukan surat pernyataan dari penjual minol jenis A dari Kota Pontianak, lengkap dengan nota pembelian minol yang berjumlah 58 dus.

(Baca: Dua Anak Anggota TNI AU Terkena DBD, Petugas Rumah Sakit Langsung Lakukan Fogging )

"Yang minolnya kemarin belum jelas legal nya sekarang sudah masukan Bir lagi, "terang Abdul Rani, Jumat (8/12).

Abdul Rani juga menyayangkan pihak Kepolisian setempat yang seolah-olah tidak mengetehui aktivitas yang dilakukan Ahyang si pemilik Minol ini. Diakui Abdul Rani, sekitar Pagi hari, Jumat (8/12/2017) kapal dari Pontianak datang membawa Bir milik Ahyang, dan diangkut menggunakan gerobak.

(Baca: Operasi Gabungan Tim Temukan WNA Asal Amerika di Putussibau )

"Saya rasa kalau tidak tahu itu mustahil. itu pelabuhan, orang angkut Bir ke toko masak tidak tahu pihak Kepolisian, saya pas kebetulan di pasar, ada anggota Bhabinsa di dekat situ, cuma diam saja, "tutur Abdul Rani.

Dengan bebasnya gerak pemilik Bir memasok Bir dari Pontianak ke Kabupaten Kayong Utara ini diakui Abdul Rani sebuah gambaran nyata betapa hebatnya pemilik Bir yang masih leluasa memasok Bir dari luar.

" ini orang hebat, karena memang aparatur di daerah kita ini tidak dapat berbuat apa-apa kepada orang ini, "kesal Abdul Rani. 

Penulis: Muhammad Fauzi
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help