Integritas Penegak Hukum

Bahkan ada juga ditemukan, penegak hukum memanfaatkan kedudukan dan jabatannya sebagai penyidik untuk memeras koruptor.

Integritas Penegak Hukum
Ilustrasi
korupsi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - KORUPSI di Indonesia sudah lama gawat. Banyak pihak yang menjadi jamaah koruptor, kemudian turut mengorupsi uang rakyat.

Mulai kepala daerah, anggota dewan, pengusaha, bahkan korupsi juga merusak integritas penegak hukum.

Ada banyak kasus penegak hukum yang dipidana karena terbukti korupsi dan menerima suap.

Bukannya sebagai pilar utama pemberantas korupsi, tapi masih banyak ditemukan oknum penegak hukum yang menggadaikan integritasnya, salah satunya dengan menawarkan "perlindungan" bagi koruptor dan menerima imbalan suap.

(Baca: Bayar Pembuatan Paspor di Bank Mana )

Bahkan ada juga ditemukan, penegak hukum memanfaatkan kedudukan dan jabatannya sebagai penyidik untuk memeras koruptor.

Kondisi ini tentu saja membuat kita sedih. Bagaimana tidak sedih, penegak hukum yang kita percayai memiliki integritas di atas rata-rata justru mendapat terpaan seperti ini.

(Baca: Bayar Pembuatan Paspor di Bank Mana )

Setiap anggota masyarakat yang melanggar, tentu saja mendapatkan hukuman. Masing-masing pelanggaran memiliki ukuran yang berbeda. Akan lebih berat, manakala si pelanggar memiliki status sosial.

Dan sudah seharusnya, apabila kelak terbukti, hukuman bagi seorang penegak hukum yang melanggar harusnya lebih berat.

Halaman
12
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved