TribunPontianak/

Soroti UNBK, Dewan Pendidikan Rekomendasikan Hal Ini

Seperti diketahui, pelaksanaan UNBK masih mengalami kendala baik teknis maupun non teknis pada tahun-tahun sebelumnya

Soroti UNBK, Dewan Pendidikan Rekomendasikan Hal Ini
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANESH VIDUKA
Siswa-siswi SMA Negeri 8 Pontianak saat mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun pelajaran 2016/2017 di gedung SMKN 1 Pontianak, Jl Danau Sentarum, Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (10/4/2017) pagi. Pelaksanaan UNBK dimaksudkan untuk meningkatkan efisiensi, mutu, reliabilitas, kredibilitas, dan integritas ujian. Kelulusan siswa ditentukan oleh masing-masing sekolah. TRIBUN PONTIANAK / ANESH VIDUKA 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dewan Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat (DPPKB) memberi rekomendasi terkait pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di wilayah kabupaten/kota se-Kalimantan Barat.

Seperti diketahui, pelaksanaan UNBK masih mengalami kendala baik teknis maupun non teknis pada tahun-tahun sebelumnya.

UNBK menjadi sorotan dari DPPKB.

(Baca: Problem Kualitas Pendidikan, Edi Petebang Paparkan Fungsi Dewan Pendidikan )

"Rekomendasi dari hasil survei DPPKB terkait UNBK adalah penetapan sekolah penyelenggara UNBK hendaknya jauh-jauh hari, sehingga sekolah dapat menyiapkan diri lebih baik," ungkap Ketua Pengurus Dewan Pendidikan Provinsi Kalbar Clarry Sada, Kamis (7/12/2017).

Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan UNBK, ketersediaan energi listrik harus dijamin. Jaringan internet juga harus dipastikan siap, sehingga tidak mengganggu kelancaran UNBK.

(Baca: Problem Kualitas Pendidikan, Ini Rekomendasi Dewan Pendidikan Kalbar )

"Kepala daerah diharapkan merencanakan dan merealisasikan kebijakan anggaran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk pengadaan komputer atau laptop dan genset," terangnya.

Selain UNBK, DPPKB juga memberi saran terkait perpindahan alih kelola SLTA dari kabupaten/kota ke provinsi.

Dewan Pendidikan menghimbau agar kedua belah pihak, baik provinsi dan kota/kabupaten saling bekerja sama serta bersinergi.

"Karena yang menjadi subyeknya adalah sama yakni peserta didik. Anak-anak Kalbar," tandasnya. 

Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help