TribunPontianak/

Sebuah Pengakuan Pemuda Simpanan Tante Girang, Mengaku Jadi Mesin 'Pemuas'

Sudah rahasia umum, pengungsi acapkali menjadi target teroris dan para gembong narkoba.

Sebuah Pengakuan Pemuda Simpanan Tante Girang, Mengaku Jadi Mesin 'Pemuas'
ilustrasi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, - Sepanjang tahun 2017, berbagai macam peristiwa terjadi di dunia.

Salah satu peristiwa yang menjadi perhatian adalah mengenai kekerasan seksual yang tidak hanya menjadikan perempuan korban, tetapi juga laki-laki.

Sudah rahasia umum, pengungsi acapkali menjadi target teroris dan para gembong narkoba.

Salah satunya terjadi di yang terjadi terhadap pria ini.

'Ancaman' bertambah, kini para pengungsi tersebut menjadi sasaran wanita kaya yang haus kebutuhan seks dan belaian pria.

Seperti dikutip Tribunwow.com dari Breitbart, Selasa (8/8/2017), pengungsi laki-laki muda saat ini menjadi sasaran perempuan kaya tua di Austria untuk memenuhi kebutuhan hasrat seksual mereka.

Sebagai gantinya, wanita-wanita ini akan mengurus kebutuhan sehari-hari mereka dan memberi mereka uang.
Seorang pengungsi berusia 24 tahun, Hassan, yang melarikan diri dari Irak ke Austria mengatakan bahwa seorang wanita berusia 50-an, sebut saja namanya Linda, mendekati dia di sebuah bar.


World of Buzz

Mereka bertemu di sana sebelum Linda mengundangnya kembali ke rumahnya, tempat mereka berhubungan seksual.

Keduanya mulai berkencan setelah itu dan Linda bahkan memintanya untuk pindah, seperti dikutip dari Oriental Daily.

Halaman
1234
Editor: Galih Nofrio Nanda
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help