TribunPontianak/

Problem Kualitas Pendidikan, Ini Rekomendasi Dewan Pendidikan Kalbar

"Pemprov Kalbar harus merancang program profesionalisme guru melalui program Diklat, baik dalam maupun luar negeri secara berkelanjutan,"ujarnya

Problem Kualitas Pendidikan, Ini Rekomendasi Dewan Pendidikan Kalbar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/LEO PRIMA
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kualitas pendidikan masih jadi problem serius di Indonesia, tidak terkecuali wilayah Provinsi Kalimantan Barat.

Dewan Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat memberikan rekomendasi-rekomendasi sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Provinsi Kalimantan Barat.

"Rekomendasi ini menjadi hasil dari rapat kordinasi pendidikan pada September 2017 lalu. Rapat diikuti Kepala Dinas Pendidikan kabupaten/kota se-Kalbar dan Dewan Pendidikan Kabupaten/Kota Se-Kalbar bulan September 2017," ungkap Ketua Pengurus Dewan Pendidikan Provinsi Kalbar Clarry Sada, Kamis (7/12/2017).

(Baca: Wah! Sutarmidji Kembali Raih Penghargaan Tingkat ASEAN, Ini Penghargaannya )

Rekomendasi itu diantaranya mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan kabupaten/kota melaksanakan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 13 Tahun 2015 Perubahan PP Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan secara maksimal.

"Pemprov Kalbar harus merancang program profesionalisme guru melalui program Diklat, baik dalam maupun luar negeri secara berkelanjutan," terangnya.

(Baca: Ratusan Mahasiswa Ikuti Pengajian Himaster Fmipa Untan )

Dewan Pendidikan meminta Pemprov Kalbar rancang regulasi pemanfaatan Cooperate Social Responsibility (CSR) sebagai bantuan pada satuan pendidikan di sekitar perusahaan.

Pemprov Kalbar juga harus merumuskan Juknis pemanfaatan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) agar lebih fleksibel.

"Pemberian BOS harus memperhatikan kondisi geografis satuan pendidikan, terutama di daerah terpencil, terluar dan terdepan atau 3 T," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help