TribunPontianak/

Pemprov Kalbar Targetkan 17 Kesatuan Pengelola Hutan

SOP ini dibuat bekerjasama dengan Pemerintah Jerman, tentu sangat membanggakan bagi Kalbar, meski terlambat membentuk KPH...

Pemprov Kalbar Targetkan 17 Kesatuan Pengelola Hutan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIDHOINO KRISTO SEBASTIANUS MELANO
Staf Ahli Gubernur Kalbar Bidang Perubahan Iklim, Gusti Hardiansyah. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pemprov Kalimantan Barat menargetkan 17 Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) memiliki standar operasional prosedur brigade pengendalian kebakaran hutan dan lahan yang mengacu pada SOP KPH Kubu Raya yang telah ditunjuk oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Staf Ahli Gubernur Kalbar Bidang Perubahan Iklim, Gusti Hardiansyah mengutarakan, KPH Kubu Raya menjadi satu-satunya di Indonesia yang diminta untuk menyusun pilot project Brigdaharhutla dari total KPH tersebar di 24 provinsi se-Tanah Air.

(Baca: Warga Pontianak Sambut Baik Pemancangan Tiang Pertama Jembatan Landak II )

SOP ini dibuat bekerjasama dengan Pemerintah Jerman, tentu sangat membanggakan bagi Kalbar, meski terlambat membentuk KPH, tetapi ditunjuk membuat pilot project.

"Dan nanti seluruh KPH akan memasukkan SOP KPH Kubu Raya dalam rencana kerja jangka panjang masing-masing karena belum ada KPH yang punya sistem tindak lanjut karhutla seperti KPH Kubu Raya,” katanya, Kamis (7/12/2017).

(Baca: Kasus Lahan Kubu Raya Melimpah Masih Jadi Atensi BPN )

Setelah SOP KPH Kubu Raya terbentuk, tugas selanjutnya adalah KPH di Kalbar membuat alternatif kemandirian pengelolaan hutan dengan menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang sudah diterapkan KPH-KPH di provinsi lain.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help