TribunPontianak/

Citizen Reporter

Lazismu Gelar Pelatihan Penguatan Kapasitas Amil Lazismu se-Kalbar

Lembaga Zakat Infaq dan Sadaqah Muhammadiyah (Lazismu) menggelar pelatihan Penguatan Kapasitas Amil Lazismu se-Kalbar.

Lazismu Gelar Pelatihan Penguatan Kapasitas Amil Lazismu se-Kalbar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Lembaga Zakat Infaq dan Sadaqah Muhammadiyah (Lazismu) menggelar pelatihan Penguatan Kapasitas Amil Lazismu se-Kalbar, yang di ikuti perwakilan Lazismu Sambas, Bengkayang dan Singkawang di aula Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sambas, Jumat (1/12/2017).

Citizen Reporter
Juliadi
Sekretaris Lazismu Sambas

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Lembaga Zakat Infaq dan Sadaqah Muhammadiyah (Lazismu) menggelar pelatihan Penguatan Kapasitas Amil Lazismu se-Kalbar, yang di ikuti perwakilan Lazismu Sambas, Bengkayang dan Singkawang di aula Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sambas, Jumat (1/12/2017).

Pelatihan ini dihadiri Lazismu Kalbar, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sambas, Ketua dan Pengurus Lazismu perwakilan Sambas, Bengkayang dan Singkawang.

"Lazismu memiliki peran yang sangat penting sebagai perantara penerimaan dan penyaluran dana kepada masyarakat. Kegiatan semacam ini di lakukan sebagai langkah peningkatan kapasitas dan kompetensi setiap amil," ungkap Aspan Iskandar, Ketua Lazismu Sambas.

(Baca: Komisi A DPRD Sambas Apresiasi Hadirnya Layanan Kepolisian 110 )

Kegiatan ini diisi dengan sambutan serta penyampaian materi tentang pedoman zakat, teknik fundraising dan praktek fundraising, dimana peserta yang hadir diberi kesempatan untuk mempraktekkan secara langsung, bagaimana menjalin komunikasi yang baik saat mencari donatur.

Ketua Lazismu wilayah Kalbar, Sulaiman mengatakan, Lazismu harus menjadi alternatif pertama di tengah masyarakat sebagai pengumpul, serta penyalur zakat, hingga sampai kepada pihak yang memang memerlukan.

"Selain untuk menghindari penyaluran zakat yang salah sasaran, manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat juga menjadi lebih besar dan merata kepada setiap golongan yang berhak," ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi seorang amil, baik dari segi pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja, hingga sesuai dengan standar kompetensinya.

Agar lebih menguatkan lagi keberadaan lembaga ini di tengah-tengah masyarakat, dan mampu mendayagunakan dana umat dengan lebih produktif.

Penulis: Tito Ramadhani
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help