TribunPontianak/

Jelang Natal, Pemkab Kayong Utara Akan Sidak ke Toko-toko Sembako

Menjelang natal dan tahun baru terutama kita berkaitan dengan tupoksi kita, yaitu mengawasi barang yang beredar.

Jelang Natal, Pemkab Kayong Utara Akan Sidak ke Toko-toko Sembako
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Kepala Dinas Perdagangan Azahari Asnan. 

Laporan Wartawan Tribun Potianak Muhammad Fauzi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Menjelang natal dan tahun baru Dinas Perdagangan Kabupaten Kayong Utara akan menggelar sidak kebeberapa toko sembako yang ada di Kabupaten Kayong Utara.

Hal ini diakui Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kayong Utara, Azahari Asnan untuk mengantisipasi barang kadarluasa dan barang luar beredar di Kabupaten Kayong Utara.

"Menjelang natal dan tahun baru terutama kita berkaitan dengan tupoksi kita, yaitu mengawasi barang yang beredar. Dan kami pun bersama pihak lainnya mengadakan rapat berkaitan dengan pengawasan barang-barang yang beredar dalam melakukan pengawasan bersama,"terang Azahari Asnan, Kamis (7/12/2017).

(Baca: KPU Kayong Utara Gelar Sosialisasi Penyelenggaraan Pemilu 2019 )

Dilanjutkannya, di dalam pengawasan makanan, kosmetik dan lain sebagainya, Dinas Perdagangan selalu berkala melakukan pengawasan, hingga sidak kebeberapa toko yang tersebar di Kayong Utara.

"Pengawasan ini akan terus dilakukan dan turun langsung ke lapangan. Hal ini juga kita kahwatirkan ada pedagang yang nakal melakukan penimbunan barang. Jadi hal ini yang kita lakukan dengan melakukan pengawasan bersama,"terangnya

Azahari menambahkan, mengenai kenaikan harga barang menjelang natal, diperkirakan tidak mengalami perubahan yang begitu signifikan.

"Kayong Utara kita ketahui bersama untuk penduduknya yang merayakan natal dan tahun baru tidak begitu signifikan dan kenaikan pun diperkirakan tidak begitu berdampak,"sambungnya.

Selain itu, jalur darat dan laut Kayong Utara yang menjadi jalur perlintasanpun tidak luput dari perhatian Dinas Perdagangan, karena jalur ini memiliki potensi masuknya barang-barang ilegal.

"Dengan adanya jalur darat dari Pontianak ke Kayong Utara atau pun Ketapang juga menjadi perhatian bersama dalam pengawasan beredarnya barang kebutuhan masyarakat. Apa lagi kita kahwatirnya dengan ada jalur tersebut juga dapat beredarnya barang-barang ilegal. Untuk itulah pentingnya kita melakukan pengawasan,"tegas Azahari.

Adapun untuk pihak yang terlibat dalam pengawasan ini seperti kepolisian Polres Kayong Utara, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan.

"Kita juga melibatkan, Kepolisian, Satpol PP, dan juga berkoordinasi dengan Kabupaten-Kabupaten tetangga. Hal ini tentunya demi kenyamanan dan perlindungan untuk masyarakat saat mengkonsumsi. Dan untuk saat ini pun belum ada ditemukan hal-hal yang membahayakan tersebut,"ungkapnya.

Sedangkan menangani kelangkaan barang, pihanya menggelar rapat bersama Bapeda untuk menjalin hubungan baik dengan bulok.

"Namun demikian kita berharap barang tetap lancar dan aman. Selain itu kita juga berkerjasama dengan pihak Dinas Perhubungan tujuannya agar barang-barang yang datang menggunakan jalur laut kapal-kapal tersebut dapat dengan mudah masuk,"harapnya.

Penulis: Muhammad Fauzi
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help