TribunPontianak/

Dewan Sarankan PMI Pontianak Perbaiki Mekanisme dan Manajemen Pengelolaan Darah

Ketidakyakinan ini timbul karena menurutnya masyarakat banyak yang mengeluh ketika ingin mengambil darah ke PMI.

Dewan Sarankan PMI Pontianak Perbaiki Mekanisme dan Manajemen Pengelolaan Darah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SYAHRONI
Anggota Komisi D DPRD Kota Pontianak, Yandi. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Claudia Liberani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Menanggapi terbatasnya ketersediaan darah di PMI Kota Pontianak, Anggota Komisi D DPRD Kota Pontianak, Yandi mengatakan PMI harus membenahi pengelolaannya agar kepercayaan masyarakat terbentuk sehingga jumlah pendonor sukarela meningkat dan ketersediaan darah mencukupi permintaan.

Permintaan darah yang banyak haruslah diimbangi dengan pemasokan darah itu sendiri.

Namun menurutnya saat ini masyarakat memiliki keengganan untuk mendonorkan darahnya karena tidak yakin dan percaya pada PMI dalam mengelola darah.

(Baca: Pontianak Butuh 150 Kantor Darah per Hari, PMI Kewalahan Penuhi Permintaan Pasien ) 

Ketidakyakinan ini timbul karena menurutnya masyarakat banyak yang mengeluh ketika ingin mengambil darah ke PMI.

"Pengelolaannya dulu yang dibetulin supaya orang mau donor, orang yang donor ini bingung, ada yang mau donor tapi ketika orang perlu jadi susah," katanya, Kamis (7/12/2017).

Untuk mendorong kesadaran agar masyarakat mau mendonorkan darah secara sukarela, dia mengatakan PMI harus meyakinkan masyarakat bahwa darah tersebut penting bagi orang-orang yang membutuhkan, dalam hal ini manajemen pengelolaan perlu diperhatikan.

"Kalau mekanisme sudah beres, saya yakin masyarakat dengan sukarela datang," ujarnya.

Dia juga berharap PMI menata dengan baik mekanisme ketika ada orang yang membutuhkan darah sehingga antara masyarakat dan PMI terjalin suatu kepercayaan.

"Kalau sudah tertata dengan baik, mekanisme dan pengelolaan sudah baik, masyarakat pasti lebih banyak yang datang mendonorkan darahnya dengan sukarela," pungkasnya.

Penulis: Claudia Liberani
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help