TribunPontianak/

Baznas Salurkan Bantuan Untuk Yayasan Hidayatullah

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sanggau kembali menyerahkan bantuan sebesar Rp 5 juta kepada yayasan Hidayatullah.

Baznas Salurkan Bantuan Untuk Yayasan Hidayatullah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Ketua BAZNAS kabupaten Sanggau, H Sjamsul Chaidir saat menyerahkan bantuan kepada Pimpinan Yayasan Hidayatullah Kabupaten Sanggau di gedung Baznas Sanggau, Kamis (7/12/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hendri Chornelius

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sanggau kembali menyerahkan bantuan sebesar Rp 5 juta kepada yayasan Hidayatullah, Desa Penyeladi, Kecamatan Kapuas Kabupaten Sanggau, penyerahan berlangsung di gedung Baznas Sanggau, Kamis (7/12/2017).

Bantuan diserahkan langsung ketua BAZNAS kabupaten Sanggau, H Sjamsul Chaidir, didampingi Wakil Ketua I bidang Pengumpulan dan Pendistribusian BAZNAS Sanggau Indra kepada Ketua Yayasan Hidayatullah, Ustazd Abdul Syukur.

Ketua BAZNAS Sanggau, H Sjamsul Chaidir menyampaikan, tahun 2017 BAZNAS Kabupaten Sanggau telah menjalankan sejumlah program, diantaranya bantuan fakir miskin kepada 135 mustahik diantaranya bantuan bulanan untuk 10 orang fakir miskin dan bulanan untuk dua siswa SLTA kurang mampu termasuk guru ngaji tradisional, bedah rumah kepada 5 keluarga kurang mampu dan sumbangan untuk korban musibah kebakaran di Sungai Bongkok, Kelurahan Tanjung Kapuas.

(Baca: Selama Dua Hari, Dishangpang Hortikan Sanggau Gelar Bazar Beras Murah )

Dikatakanya, program-program itu merupakan program BAZNAS yang bertujuan membantu program-program Pemerintah Daerah. Untuk itu, mantan Kepala Kantor Arda Sanggau ini berharap Pemerintah Daerah bisa besinergi dengan BAZNAS untuk membangun daerah.

“Tugas kita di BAZNAS menjalankan seluruh amanat para Muzakki, termasuk membantu program-program Pemerintah Daerah dalam rangka mengangkat harkat kaum duaffa di Kabupaten Sanggau, ” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Hidayatullah, Ustazd Abdul Sukur mengucapkan terimakasih kepada BAZNAS yang telah memberikan bantuan kepada Yayasan yang dikelolanya. Bantuan ini akan digunakan untuk membebaskan lahan pembangunan pondok pesantren yang ada di komplek Yayasan.

“Tanah yang kita bebaskan ada tiga kapling, posisinya pas di depan Yayasan, satu kapling harganya Rp 50 juta, jadi totalnya Rp 150 juta, hari Sabtu besok dedline kita harus bayar yang satu kapling dulu, ” jelasnya.

Ia menambahkan, saat ini Yayasan Hidayatullah mengelola panti asuhan, pondok pesantren, MTs.

“Santri kita sudah ada 50 orang dengan 12 guru, sementara untuk pesantren karena kita punya Mak Had sendiri jadi para santri menetap di pesantren kita dan kita juga punya masjid sendiri bantuan dari donatur dan Pemda. Untuk MTs kita sudah diverifikasi oleh Kementerian Agama tinggal menunggu ke luar izin operasionalnya saja, ” ujarnya.

Ia menjelaskan, para santri penghuni Panti, sebagian besar berasal dari anak-anak yatim piatu dan terlantar yang berasal dari sejumlah Desa diantaranya Kedukul, Inggis, Balai Nanga, Sebongkup, Bodok, Sosok, Batang Tarang. “Banyak dari kampung-kampung di Sanggau, yang dari arah Bodok, Balai dan seterusnya, ” ujarnya.

Dikatakanya, untuk pembebasan lahan pembangunan pondok pesantren, Sukur berencana akan mengadakan lelang kepada masyarakat Sanggau yang ingin membantu melunasi pembayaran.

“Bagi masyarakat yang punya rejeki lebih, dan ingin bersedekah, kami menawarkan amal jariyah berupa pembelian lahan permeter Rp 200 ribu untuk membeli lahan pondok pesantren, ” pungkasnya.

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help