TribunPontianak/

Citizen Reporter

Asa Wagub Kalbar Dua Periode Usai Resmikan Gereja Dayak Borneo Zeboath

Termasuk didalamnya warga gereja dengan mampu membangun gereja dapat pula diwujud nyatakan dalam setiap dimensi pembangunan lainnya.

Asa Wagub Kalbar Dua Periode Usai Resmikan Gereja Dayak Borneo Zeboath
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Wagub Kalbar, Chistiandy Sanjaya saat meresmikan Gereja Dayak Borneo Zeboath di Ngabang, Rabu (06/12/2017) 

Citizen Reporter
Humas Pemprov Kalbar
Randa Gusmahari

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Wagub Kalbar, Christiandy Sanjaya saat meresmikan Gereja Dayak Borneo Zeboath di Ngabang menuturkan kemajuan dan keberhasilan dari seluruh aspek pembangunan di Kalbar tidak terlepas dari peran positif yang telah ditunjukan oleh warga masyarakat.

Termasuk didalamnya warga gereja dengan mampu membangun gereja dapat pula diwujud nyatakan dalam setiap dimensi pembangunan lainnya.

(Baca: Bikin Geleng Kepala, 10 Bungkus Air Merkuri Berbahaya Ditemukan Di Tempat PETI Sintang! )

“Oleh karena itu, mari kita semua semakin meningkatkan partisipasi yang positif sesuai dengan profesi, tugas dan tanggung jawab masing-masing demi kemajuan Daerah termasuk didalamnya pembangunan keimanan yang merupakan salah satu visi Pemerintah Provinsi Kalbar," ujar Wakil Gubernur Christiandy Sanjaya saat meresmikan Gereja Dayak Borneo Zeboath di Ngabang, Rabu (06/12/2017).

(Baca: Satu Anggota Polres Sintang Dipecat, Kapolres Beri Imbauan Tegas )

Christiandy menjelaskan, bahwa telah menjadi kewajiban dan tanggung jawab bersama untuk semakin kritis mencermati lebih jauh setiap hambatan dan tantangan serta peluang dan kesempatan guna lebih menyatukan perspektif dan kiprah dalam membangun Kalimantan Barat.

Sekaligus, kata dia, meningkatkan derajat kualitas kehidupan yang lebih baik demi kesejahteraan rakyat.

“Untuk itu disamping tugas kita melayani Tuhan, namun di sisi lain kita juga harus bersinergi dengan Pemerintah untuk mensukseskan pembangunan di degala bidang, dan hiduplah ditengah masyarakat dengan tetap menjaga kerukunan Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan," kata Christiandy.

Christiandy Juga mengingatkan kembali di Tahun 2018 adalah tahun politik dimana ada 171 Daerah, mulai dari tingkat Provinsi sampai Kabupaten/Kota se Indonesia mengikuti Pilkada, dimana Kalimantan Barat diikuti oleh Provinsi serta Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Mempawah, Kabupaten Sanggau dan Kabupaten Kayong Utara.

“Oleh karena itu agar suasana terjaga dengan aman dan tentram kita tidak perlu terpengaruh dengan hal tersebut, namun tetap focus pada tugas dan tanggung jawab masing-masing sebagai anggota masyarakat," Harapnya. (dho)

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help