TribunPontianak/

37 Keuskupan Seluruh Indonesia Akan Ikuti Jambore Nasional SEKAMI 2018

"Tema ini diambil karena ingin memadukan apa yang diamanatkan bapa suci Paus Fransiskus dan realitas atau konteks Indonesia," jelasnya.

37 Keuskupan Seluruh Indonesia Akan Ikuti Jambore Nasional SEKAMI 2018
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ CLAUDIA LIBERANI
Panitia jambore nasional Serikat Kepausan Anak dan Remaja Mosioner Indonesia (SEKAMI) nengadakan rapat koordinasi Di Aula Susteran KFS Jalan Gusti Hamzah, paroki MRPD untuk memantapkan persiapan jelang jambore nasional Sekami bulan Juli tahun 2018 yang akan datang, Kamis (7/12/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Claudia Liberani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Panitia jambore nasional Serikat Kepausan Anak dan Remaja Mosioner Indonesia (SEKAMI) mengadakan rapat koordinasi di Aula Susteran KFS Jalan Gusti Hamzah, paroki MRPD untuk memantapkan persiapan jelang jambore nasional SEKAMI bulan Juli tahun 2018 yang akan datang, Kamis (7/12/2017).

Jambore nasional ini merupakan wujud perayaan 175 tahun Serikat Kepausan Anak Misioner (Sekami) yang dirayakan secara internasional dan wujudnya macam-macam, di Indonesia diambil model Jambore.

Jambore nasional yang dilaksanakan di Keuskupan Agung Pontianak tanggal 3-6 Juli 2018 akan diikuti oleh 37 keuskupan.

(Baca: Soroti UNBK, Dewan Pendidikan Rekomendasikan Hal Ini )

Pada rapat malam ini hadir pula ketua umum dari pusat, yaitu RD. Markus Nur Widipranoto.

Dia menjelaskan jambore nasional SEKAMI kali ini mengambil tema Berbagi Sukacita Injil Dalam Kebhinekaan, jambore akan diikuti oleh seluruh keuskupan di Indonesia yang diundang hanya 30 tiap keuskupan dengan keistimewaan peserta dari keuskupan di Kalbar lebih banyak.

(Baca: Problem Kualitas Pendidikan, Edi Petebang Paparkan Fungsi Dewan Pendidikan )

"Tema ini diambil karena ingin memadukan apa yang diamanatkan bapa suci Paus Fransiskus dan realitas atau konteks Indonesia," jelasnya.

Bapa suci mengamanatkan agar umat Katolik di seluruh dunia hendaknya berbagi sukacita Injil, mewartakan sukacita Injil sebagai identitas gereja.

"Indonesia sendiri sangatlah plural, terdiri dari berbagai macam suku, pulau dan ras, di sinilah kita ingin berbagi sukacita di bumi nusantara," tambahnya.

Dia mengatakan dalam pertemuan yang dilangsungkan selama empat hari, peserta yang terdiri dari remaja dan pendamping akan bersama-sama belajar lebih lanjut mengenai identitas gereja yang berbagi sukacita Injil.

"anak-anak diajak untuk mengenal lebih jauh mengenai hakikat gereja misioner dan bagaimana memberikan pemahaman agar dapat direalisasikan dalam konteks kebhinekaan di Indonesia," tuturnya.

Dia berharap dengan adanya jambore ini para remaja Katolik semakin mencintai negara dan bangsa Indonesia sekaligus semakin memiliki ketangguhan iman katolik.

"Dengan kata lain para peserta akan mengokohkan diri untuk membangun komitmen 100 persen katolik 100 persen Indonesia," pungkasnya.

Penulis: Claudia Liberani
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help