Jelang Natal dan Tahun Baru, Bulog Putussibau Pastikan Stok Beras Aman

Selain itu juga jelas Agus, Bulog Putussibau menyediakan daging beku sebanyak 200 kilogram, dengan harga Rp86 ribu perkilogram.

Jelang Natal dan Tahun Baru, Bulog Putussibau Pastikan Stok Beras Aman
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ SAHIRUL HAKIM
Beras yang tersedia di Gudang Bulog Putussibau, Selasa (5/12/2017). Dimana Bulog Putussibau memastikan kalau stok beras, gula, minyak goreng, dan daging beku, aman untuk menghadapi pergantian tahun baru dan perayaan natal tahun 2018. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Sahirul Hakim

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Menyikapi menjelang pergantian tahun baru 2018 dan perayaan Natal, Bulog Putussibau Kabupaten Kapuas Hulu memastikan, kalau stok beras di Kapuas Hulu aman karena, masih ada stok beras sebanyak 400 ton.

"Jadi masyarakat tak perlu khawatir masalah stok beras kita di Kapuas Hulu. Begitu dengan gula ada 184 ton dan minyak goreng semuanya aman, dan hari ini minyak goreng sebanyak 2 ton sudah datang ke gudang bulog Putussibau," ujar Kepala Bulog Putussibau Halfid Handi Agus kepada wartawan, Selasa (5/12/2017).

(Baca: Pilih Merek Asal Bandung, Moze Sepatuh Pontianak Tawarkan Sepatu Berkualitas Tinggi )

Selain itu juga jelas Agus, Bulog Putussibau menyediakan daging beku sebanyak 200 kilogram, dengan harga Rp86 ribu perkilogram.

"Jadi kalau masyarakat Kapuas Hulu, mau mencari daging beku silahkan datang ke Bulog Putussibau," katanya.

(Baca: Hobi Pedas, Yuk Singgah di Ayam Cabe Rawit Jalan HM Suwigno Milik Alumni Sidney Australia Ini! )

Halfid menuturkan, dalam waktu dekat akan ada operasi pasar murah di Kecamatan Bika dan Kecamatan Kalis, dimana bekerjasama dengan Dinas Koperasi, UKM, dan Perdaganagan Kapuas Hulu.

"Kalau kita menjual seperti beras, gula, dan minyak goreng, dan kalau pihak pemerintah kita tak tahu apa yang akan dipasar karena itu wewenang dari dinas terkait," ucapnya.

Operasi pasar murah jelas Halfid Handi Agus, bukan hanya dilakukan menjelang pergantian tahun baru, natal, lebaran, dan sebagainya, tapi selalu dilakukan operasi pasar murah, karena untuk menstabilkan harga sembako yang ada di pasar.

"Kalau harga beras, gula, dan minyak goreng mahal di pasar, jadi kita langsung melakukan operasi pasar murah, untuk menstabilkan harga sembako tersebut, sehingga harganya bisa normal di pasar," ungkapnya. 

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help