Akses Darat Desa-desa Ini Lumpuh, 10 Kecamatan di Kapuas Hulu Terendam Banjir

"Data itu bisa bertambah karena, terlihat air terus naik. Maka dari itu dihimbau masyarakat "

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Nasaruddin
IST
Situasi banjir yang merendam pemukiman warga di daerah Teluk Barak Kelurahan Kedamin Hilir Kecamatan Putussibau Selatan. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Sahirul Hakim

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Kepala Kesatuan Satpol PP Kapuas Hulu Rupinus menjelaskan, data sementara, 10 kecamatan di Kapuas Hulu dilanda banjir.

"Data itu bisa bertambah karena, terlihat air terus naik. Maka dari itu diimbau masyarakat yang tinggal di dataran rendah harus tetap waspada, kalau kira-kira banjirnya semakin dalam segera bisa evakuasi ke tempat yang lebih tinggi," ujarnya kepada Tribunpontianak.co.id, Senin (27/11/2017).

(Baca: Agnez Mo Dipeluk Mesra Chris Brown, Jangan Ngiri Yah Lihatnya! )

Untuk wilayah desa dan kelurahan yang sudah  tergenang banjir seperti, Desa Ariung Mendalam, Padua Mendalam, dan Desa Datah Dian.

"Akses jalan darat udah lumpuh, dan kelurahan Hilir kantor sebagian jalan sudah tergenang air seperti wilayah Dogom, BTN, prajurit belum melumpuhkan aktifitas masyarakat, situasi aman dan kondusif," jelasnya.

(Baca: Tambah 16 Ribu Syarat Dukungan, Kartius Optimistis Lolos Calon Gubernur Kalbar 2018 )

Sedangkan untuk Kecamatan Putussibau Selatan, daerah yang sudah banjir seperti Desa Tanjung Jati, dan Teluk barak serta akses jalan sudah tergenangi banjir belum lumpuh total.

"Kalau Kecamatan Bika akses transportasi darat di beberapa titik, terutama akses tranfortasi darat termasuk  Desa-Desa yang berada di wilayah kecamatan Bika 90 persen lumpuh akses Tranfortasi Darat rata-rata genangan banjir dari 50- 100 cm. Perumahan belum ada tergenang," ucapnya.

(Baca: 17 Warga Perbatasan Tolak Ganti Rugi Pelebaran Jalan )

Rupinus menyatakan, Kecamatan Kalis situasi wilayah kecamatan Kalis  secara umum akses transfortasi darat belum tergenang banjir, masih normal dan bisa di lewati kendaraan R2 dan R4.

"Kerugian di bidang pertanian seperti ladang sudah tergenang air," jelasnya.

Untuk Kecamatan Boyan Tanjung jelas Rupinus, daerah yang suda banjir yaitu Riam Mengelai, Nanga Betung, Nanga Jemah, dan Nanga Boyan.

"Situasi Desa- Desa yang sementara akses lumpuh karena tranfortasi darat tergenang banjir wilayah tersebut genangnan airnya tidak lama," ujarnya.

Rupinus menuturkan, untuk kecamatan Jongkong, transportasi darat masih normal.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved