Tradisi Robo Robo

Raja Mempawah Bantah Ada Tendensi Politik di Pemberian Gelar Ritual Toana

Raja Mempawah XIII Pangeran Ratu Mulawangsa Mardhan Kesuma Ibrahim membantah ada tedensi politik pada pemberian gelar bangsawan.

Raja Mempawah Bantah Ada Tendensi Politik di Pemberian Gelar Ritual Toana
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/HAMDAN DARSANI
Puncak kegiatan robo-robo di Kuala, Kecamatan Mempawah Timur, Rabu (15/11/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hamdan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Raja Mempawah  XIII Pangeran Ratu Mulawangsa Mardhan Kesuma Ibrahim membantah ada tedensi politik pada pemberian gelar bangsawan oleh Istana Amantubillah kepada beberapa pejabat politik dan pemerintah.

“Tidak ada tedensi seperti itu (Politik) pemberian gelar diberikan terhadap orang yang menjadikan datuk atau pangeran merupakan orang ujung tombak di bidangnya,” ujarnya saat hadir pada puncak kegiatan robo-robo di Kuala, Kecamatan Mempawah Timur, Rabu (15/11/2017).

Dirinya menambahkan apapun yang mereka lakukan untuk bangsa ini mereka berpegang pada adat Istiadat dan budaya.

Terdapat sejumlah tokoh politik seperti Anggota DPRD Provinsi Kalbar Guntur SP, Bupati Landak Karolin Margaret Natasya, Sekda Provinsi Kalbar M Zeet Assovie, Kepala Runtan Klas IIB Mempawah Hidayah, dan sejumlah tokoh unsur tokoh dari dayak, melayu, jawa dan TNI.

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help