TribunPontianak/

Lakukan Donor ASI Sesuai Syariat Islam

Sama seperti dilema yang dirasakan para ibu yang lain, awalnya dia merasa takut ASI untuk anaknya tidak tercukupi.

Lakukan Donor ASI Sesuai Syariat Islam
Ilustrasi
ibu menyusui 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Claudia Liberani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Menjadi pendonor ASIP dilakukan Tiara Aulia (27) ibu dua anak yang sehari-hari  merupakan seorang karyawati di PT. Askrindo ini mengaku terketuk untuk berbagi ASI pada bayi-bayi yang kekurangan ASI setelah menyadari tidak semua ibu memiliki rezeki ASI yang berlimpah. 

Sama seperti dilema yang dirasakan para ibu yang lain, awalnya dia merasa takut ASI untuk anaknya tidak tercukupi. Namun ternyata ASI yang dia miliki belimpah sehingga dia tidak ragu untuk berbagi. 

(Baca: Sutarmidji Terang-terangan Sebut Sosok Ini Bisa Lanjutkan Pembangunan Kota Pontianak  )

"Setelah anak kedua saya lahir say menyusui dua baby sekaligus, anak pertama dan anak kedua. Di sela-sela menyusui kedua bayi saya selalu pumping dua jam sekali selama cuti melahirkan dan selalu Allah beri rezeki ASI yang berlimpah meskipun menyusui dua bayi, dari sinilah saya percaya untuk mendonorkan ASU saya pada bayi yang membutuhkan," terangnya, Senin (13/11/2017). 

Dia mengaku melakukan cek kesehatan sebelum memutuskan menjadi pendonor. ASI yang diberikan juga sesuai permintaan, sehari dia memberi ASI 10 kantong @200 ml. 

"Saya harus pastikan kalau kondisi saya sehat, bebas dari hepatitis, virus, dan penyakit lainnya karena niatnya kan ingin menolong bayi yang membutuhkan, jadi jangan sampai saya malah menularkan penyakit pada bayi yang saya donorkan," ujarnya yang memberi informasi mengenai donor ASIP yang dilakukannya melalui instagram pribadinya @traulia. 

Selain memastikan dirinya sehat, dia juga mendonorkan ASI sesuai dengan syariat agama yang dipeluknya, agama Islam. 

"Saya harus kenal betul dengan keluarga bayi yang saya menerima ASI saya, karena bayi itu akan menjadi saudara sepersusuan baby Rey," pungkasnya menyebut nama anaknya. 

Penulis: Claudia Liberani
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help