TribunPontianak/

Sukseskan Pilkada 2018, Disdukcapil Targetkan Perekaman e-KTP Selesai Desember

Pihaknya akan berupaya menghasilkan data yang dapat dikukuhkan dalam DP4 oleh Direktorat Jenderal (Dirjen) Dukcapil pada Desember 2017.

Sukseskan Pilkada 2018, Disdukcapil Targetkan Perekaman e-KTP Selesai Desember
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIZKY PRABOWO RAHINO
Suasana rapat koordinasi penyelenggaraan tahapan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2018 di Kantor KPU Provinsi Kalbar, Jalan Subarkah Nomor 1, Selasa (14/11/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Kalimantan Barat, Y Anthonius Rawing mendukung sukseskan Pilkada Serentak Tahun 2018 di Kalimantan Barat.

Pihaknya akan berupaya menghasilkan data yang dapat dikukuhkan dalam DP4 oleh Direktorat Jenderal (Dirjen) Dukcapil pada Desember 2017.

“Ketika data dikukuhkan, langsung akan didistribusikan kepada KPU provinsi dan Kabupaten/Kota,” ungkapnya saat Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2018 di Kantor KPU Provinsi Kalbar, Jalan Subarkah Nomor 1, Selasa (14/11/2017) siang.

(Baca: Disdukcapil Sambas Siap Cantumkan Penghayat Kepercayaan di Kolom KTP )

Kendati diakui waktu mepet, pihaknya meminta dukungan semua elemen masyarakat memberikan kesadaran bagi masyarakat lain di lingkungannya untuk melakukan perekaman KTP Elektronik (e-KTP)

“Sebelum Pilkada Serentak 2018, kami akan lakukan sistem jemput bola. Karena syarat Pilkada adalah memiliki e-KTP dan surat keterangan (suket) perekaman e-KTP. Ini menyangkut hak konstitusional warga negara. Kalau Pemilihan Presiden 2019, wajib e-KTP dan tidak bisa pakai Suket lagi. Tidak ada e-KTP ya ndak bisa milih,” terangnya.

Ia memaparkan masih ada sekitar 900 ribu penduduk Kalbar belum melakukan perekaman e-KTP hingga kini. Realisasi perekaman e-KTP hingga kini baru mencapai 78 persen.

“Perekaman e-KTP itu belum membuahkan hasil cetak e-KTP karena masih harus melalui proses pembersihan data. Kami kirim dulu ke pusat untuk penunggalan data. Sudah keluar hasil penunggalan, datanya baru dikirim pusat ke daerah. Baru bisa cetak,” jelasnya.

Nantinya, data perekaman e-KTP akan menjadi DP4 sebagai bahan baku pelaksana di KPU. DP4 akan dicocokkan dengan DPT pemilu terakhir guna pemutakhiran data.

Setelah terbit menjadi Daftar Pemilih Sementara (DPS), data akan diumumkan kembali ke masyarakat dan dikoreksi.

“Jika sudah yakin valid maka data tersebut akan menjadi DPT pemilu dan Pilgub 2018," tukasnya.

Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help