TribunPontianak/

Kisah 3 Purnawirawan Brimob Polda Kalbar Kenang Pengalaman, Pengorbanan Hingga Kekecewaan

Tiga Purnawirawan Brimob Polda Kalbar berharap di usia Ke 72 tahun Brimob Polri semakin professional dalam menjalankan tugas

Kisah 3 Purnawirawan Brimob Polda Kalbar Kenang Pengalaman, Pengorbanan Hingga Kekecewaan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/HADI SUDIRMANSYAH
Tiga Pamen Purnawirawan Brimob Polda Kalbar angkatan 1971, berharap Brimob Polri semakin Profesional dalam menjalankan tugas sebagai anggota elit Polri saat ditemui, Selasa (14/11/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hadi Sudirmansyah

TRIBUNPONTIANAK, KUBURAYA - Tiga Purnawirawan Brimob Polda Kalbar berharap di usia Ke 72 tahun Brimob Polri semakin professional dalam menjalankan tugas sebagai satuan elit Polri.

Seperti Dikatakan tiga purnawirawan Brimob Polda Kalbar yang merupakan angkatan tahun 1971 ini yang mengatakan Brimob sekarang sudah semakin enak terutama dalam hal sarana prasarana

Namun seiring perkembangan zaman, kemajuan teknologi kedepan Brimob di hadapkan tugas yang tidak ringan juga, sebagai anggota elit Polri, Brimob nanti hadapkan melawan pelaku kejahatan yang itensitas tinggi, sindikat peredaran narkoba, teroris dan para pelaku kejahatan kekerasan lainnya.

(Baca: Mengenal Bapak Brimob, Inilah Sosoknya )

(Baca: Kapolda Erwin Pimpin Upacara HUT Brimob di Kalbar )

AKBP R Sutomo yang mengatakan Brimob saat ini sudah banyak dukungan baik itu jumlah personel yang cukup banyak, perlengkapan pendukung juga banyak dan kesejahteraan baik itu tunjangan sudah memadai.

"Persenjataan sekarang Brimob sudah modern, beda dulu jumlah Brimob tak banyak, tapi saat bertugas kita bersama TNI, karena dulu kita masih bergabung dengan ABRI," katanya

(Baca: BPBD Landak Sosialisasi Pembentukan Desa Tangguh Bencana )

Pada kesempatan yang sama Purnawirawan Brimob yang masuk dari Tamtama ini juga menuturkan pengalamannya bertugas operasi penumpasan PGRS Paraku di perbatasan Kalbar.

"Saya dua kali bertugas operasi itu bersama TNI, di tahun 1972 dan 1975, karena saat itu perbatasan Kalbar sangat rawan, karena memang nawaitu kami benar-benar bertugas sebagai anggota Polri, maka kami ada yang tembus pangkat AKBP dam bahkan Kombes Pol padahal kami masuk dari Tamtama, "katanya bersama kedua rekannya yang juga berpangkat AKBP ini.

Sementara AKBP Samaran Hadi dan AKBP Sukir mengatakan Brimob Polda Kalbar dulu pernah turut bertugas mempertahankan Timor-Timur sekitar tahun 1996 dan tahun 1997

"Namun teman-teman sesama anggota Brimob juga sempat kecewa, cukup banyak rekan-rekan kita yang cidera cacat dan yang gugur mempertahankan Timor-timur, tapi akhirnya Timor-timur lepas juga dari NKRI," pungkasnya

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help