TribunPontianak/

Hanya 11 Puskesmas di Kota Pontianak yang Terakreditasi, Ini Daftarnya

2019 mendatang semua fasilitas kesehatan yang ada di Pontianak diharuskan terakreditasi tanpa terkecuali.

Hanya 11 Puskesmas di Kota Pontianak yang Terakreditasi, Ini Daftarnya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SYAHRONI
Foto bersama Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sidiq Handanu bersama pegawai kesehetan Kota Pontianak. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dari 23 Unit Puskesmas Kota Pontianak, saat ini setidaknya ada 11 Puskesmas yang telah teragreditasi dan dalam waktu dekat akan menyusul satu lagi Puskesmas Pal III yang akan diakreditasi oleh badan independen yang dibentuk oleh Kementerian Kesehatan yaitu Komite Akreditasi Kesehatan Tingkat Pertama.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sidiq Handanu mengatakan pihaknya terus berupaya untuk mengakreditasi seluruh puskesmas yang ada di Kota Pontianak.

Dalam kesempatan tersebut sedang dilakukan akreditasi terhadap Puskesmas yang ada di Jalan Apel Pontianak Barat.

"Ini akreditasi fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP). Jadi puskesmas di Kota Pontianak sampai saat ini sudah 11 yang terakreditasi. Harapan kita tahun ini bisa 12, karena target 2018 sebanyak 23 Puskesmas yang ada di Kota Pontianak terakreditasi semua," kata Handanu saat diwawancarai, Selasa (14/11/2017).

(Baca: Puskesmas Sungai Durian Diserbu Warga, Ada Apa Ya? )

2019 mendatang semua fasilitas kesehatan baik rumah sakit maupun puskesmas yang ada di Pontianak diharuskan terakreditasi tanpa terkecuali.

Akreditasi adalah pengakuan dari lembaga independen yang dibentuk oleh kementerian kesehatan untuk menilai pelayanan kesehatan yang ada.

Puskesmas dinilai apakah pelayanan yang sudah mereka berikan pada masyarakat sesuai standar yang telah ditetapkan atau belum.

"Disamping itu juga dilakukan pembinaan karena sifatnya bukan memvonis puskesmas tersebut salah atau tidak, tapi lebih menuntun kearah yang lebih baik," katanya.

Halaman
12
Penulis: Syahroni
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help