TribunPontianak/

Pilgub Kalbar

Daftar Pilgub Kalbar Tahun 2018, Ini Syarat Yang Harus Dipenuhi Bapaslon!

Jika ada syarat pencalonan tidak terpenuhi pada saat pendaftaran, maka dokumen dikembalikan untuk diperbaiki pada masa pendaftaran.

Daftar Pilgub Kalbar Tahun 2018, Ini Syarat Yang Harus Dipenuhi Bapaslon!
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIZKY PRABOWO RAHINO
Suasana rapat koordinasi penyelenggaraan tahapan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2018 di Kantor KPU Provinsi Kalbar, Jalan Subarkah Nomor 1, Selasa (14/11/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalbar Delpinus menerangkan substansi syarat pencalonan bakal pasangan calon (bapaslon) dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar Tahun 2018.

Delpinus mengatakan untuk bapaslon perseorangan harus menyerahkan salinan Berita Acara Hasil Penelitian Dukungan pada saat mendaftar (Model BA 8-KWK Perseorangan).

(Baca: KPU Kalbar Minta Partisipasi Seluruh Stakeholders Saat Pilkada 2018 )

“Pendukung wajib terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu atau Pemilihan terakhir dan/atau DP4. Jika belum terdaftar, sepanjang memenuhi syarat sebagai pemilih, dapat menjadi pendukung sesuai putusan Mahkamah Konstitusi (MK),” terangnya saat Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2018 di Kantor KPU Provinsi Kalbar, Jalan Subarkah Nomor 1, Selasa (14/11/2017) siang.

(Baca: Ini Mekanisme Verifikasi Faktual Calon Perseorangan di Pilgub 2018 Mendatang)

Sedangkan, untuk Bapaslon dari partai politik (parpol) atau gabungan parpol setidaknya parpol atau gabungan partai pengusulnya harus memperoleh minimal 20 persen kursi DPRD atau 25 persen suara sah seluruh parpol peserta pemilu legislatif terakhir.

“Kemudian didaftar oleh pengurus parpol sesuai tingkatan dan melampirkan SK Kepengurusannya yang dapat dilaksanakan oleh DPP jika pengurus setempat tidak mendaftarkan. Bapaslon parpol juga harus lampirkan SK DPP Parpol persetujuan pasangan calon,” paparnya.

Delpinus menambahkan merupakan syarat wajib ada dan diteliti keabsahannya pada saat pendaftaran baik bapaslon perseorangan maupun parpol/gabungan parpol.

Jika ada syarat pencalonan tidak terpenuhi pada saat pendaftaran, maka dokumen dikembalikan untuk diperbaiki pada masa pendaftaran.

Halaman
12
Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help