TribunPontianak/

Beredar Beras Diduga Campur Plastik, Begini Penjelasan CV Agro Abadi

Yang jelas sampai dengan detik ini, beras bercampur plastik saya sendiri belum pernah lihat bentuk plastik yang tercampur di beras

Beredar Beras Diduga Campur Plastik, Begini Penjelasan CV Agro Abadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHOINO KRISTO SEBASTIANUS MELANO
Butiran plastik yang ditemukan dalam beras yang diperlihatkan warga pada awak media, Selasa (14/11/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Pimpinan CV Agro Abadi, Budi Hartono membantah bahwa perusahaan yang dipimpinnya menjual beras bercampur plastik seperti yang ditemukan di Kabupaten Sanggau.

"Yang jelas sampai dengan detik ini, beras bercampur plastik saya sendiri belum pernah lihat bentuk plastik yang tercampur di beras," katanya saat dikonfrimasi, Selasa (14/11/2017).

Ia mengaku tidak mengetahui dan mengerti bagaimana ada plastik dalam karung beras di Kabupaten Sanggau.

Dikatakannya, tidak mungkin pihak perusahaan yang sudah berdagang beras begitu lama, mencampur dengan plastik karena itu hanya merusak merek perusahaan.

"Tidak mungkin plastik kita masukkan ke dalam beras kita. Kita mana mau melakukan begitu, rugilah nama baik perusahaan," ucapnya.

(Baca: Warga Sanggau Temukan Beras Diduga Campur Plastik )

Ia merasa keberatan dengan munculnya berita seperti itu pada beras yang didatangkan dari Jakarta dan Sulawesi.

Beras ini harganya Rp 10 ribu perkilo sementara plastik itu informasinya Rp 30 ribu perkilo.

Plastik yang dicampur dengan beras tidak ada manfaatnya untuk kepentingan perusahaan.

"Kita tidak pernah tahu dan mengerti beras itu bisa bercampur platik, karena setahu saya plastik itu lebih mahal daripada beras dan manfaat keuntungannya untuk kepentingan perusahaan tidak ada. Malah rugi," pungkasnya.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help