TribunPontianak/

6 Inspirator Muda Jadi Pemateri Dialog Kepemudaan Poltesa

Sebagai bentuk apresiasi, Politeknik Negeri Sambas juga memberikan penghargaan kepada para pemuda yang telah berprestasi dan menginspirasi tersebut.

6 Inspirator Muda Jadi Pemateri Dialog Kepemudaan Poltesa
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/TITO RAMADHANI
Politeknik Negeri Sambas (Poltesa) menggelar dialog kepemudaan bertemakan Generasi Muda Zaman Now, Senin (13/11/2017) malam. 

Direktur Poltesa, Mahyus SPd SE MM dalam dialog kepemudaan tersebut mengungkapkan, pemuda Kabupaten Sambas sudah seharusnya terus mengembangkan potensi-potensi yang sangat baik bagi masyarakat.

"Jadi, saya melihat tenyata pemuda kita, mempunyai semangat yang baik. Karena mereka berpikir keras untuk menciptakan kreativitas, dan ini mempunyai potensi yang baik untuk generasi penerusnya," ungkapnya.

Menurutnya, para pemuda di Kabupaten Sambas saat ini sudah memiliki kreativitas yang tinggi, sehingga hanya perlu pengembangan dengan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Sambas, kampus dan instansi terkait.

"Saat ini bibit pemuda kita sudah baik, tinggal dikembangkan lagi oleh kampus, pemda serta instansi terkait. Kemudian mereka menularkan pengetahuannya dengan pemuda lainnya, sehingga Sambas akan kembali berkibar dengan pemuda-pemuda yang berprestasi," jelasnya.

Diterangkannya, sebagai bentuk apresiasi, Politeknik Negeri Sambas juga memberikan penghargaan kepada para pemuda yang telah berprestasi dan menginspirasi tersebut.

"Kampus memberikan penghargaan ini, sangat wajar karena mereka sudah berjuang untuk menjadi aktivis sosial, yang tentunya memerlukan pengorbanan yang tidak sedikit, karena untuk menjadi aktivis sosial ini tidak mudah," terangnya.

Dari 6 pemuda yang berprestasi tersebut, satu di antaranya merupakan alumni Poltesa yakni Abdi Kurnianto. Sedangkan satu lainnya, Putri Avina Aninas berstatus mahasiswi aktif di Poltesa.

"Jadi memang, satu di antara tujuan pendidikan adalah untuk menjadikan anak beriman kepada Tuhan, sebagai wadah untuk menjadi terampil dan juga menjadi tempat untuk menciptakan seorang pemimpin. Tentunya organisasi kampus adalah satu diantara pendukung untuk mencapainya," ujarnya.

Pria yang getol mengkamlanyekan Global Passion, Local Wisdom ini berharap, para alumni Poltesa dapat menularkan semangat inovatif dan kreatifitas kepada mahasiswa-mahasiswa Poltesa.

Acara diakhiri dengan launching aplikasi darahkita.id, yakni aplikasi yang dibuat Irhas Nur Huda yang bekerjasama dengan Palang merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sambas.

Aplikasi ini diciptakan dengan tujuan untuk mempermudah warga yang membutuhkan darah, agar segera dapat memperoleh darah yang dibutuhkan. Warga akan mudah mengetahui ketersediaan darah dan nomor kontak pendonor darah aktif yang telah disertai informasi golongan darahnya.

Penulis: Tito Ramadhani
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help