TribunPontianak/
Home »

Video

Berita Video

Memantau Persiapan Pameran Manik Borneo, Nanti Ada Masterpiecenya Juga Lho

Beginilah kesiapan terkini dari Pameran Manik Borneo 2017 yang diikuti oleh Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darrusalam.

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Beginilah kesiapan terkini dari Pameran Manik Borneo 2017 yang diikuti oleh Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darrusalam bertempat di Museum Kapuas Raya, Jalan Kelam, Kecamatan Kelam Permai, Kabupaten Sintang, Senin (13/11/2017) pagi.

Pameran akan berlangsung mulai dari 15 November-31 Januari 2018. Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kabupaten Sintang, Siti Musrikah mengatakan bahwa persiapan sudah cukup baik, dan tinggal menunggu pembukaannya.

"Persiapan untuk objek seluruh koleksi dari museum sudah terkumpul semua di sini. Selain se-Borneo, tahun ini ada museum di luar Borneo yang ikut, mereka juga mempunyai koleksi manik. Berarti akulturasi budaya tidak hanya terbatas di Pulau Borneo saja untuk manik," katanya.

(Baca: Ini Alasan Pemkab Sintang Gelar Pameran Manik Borneo )

"Selain itu, yang paling menarik nantinya adalah masterpiece yang akan dipamerkan. Di antaranya nanti ada corak-corak manik yang akan digunakan dalam berbagai kegiatan seperti gawai atau aktivitas lainnya, ada bahkan ada juga manik yang untuk tolak bala," tambahnya.

Lanjutnya bahwa dengan adanya Pameran Manik Borneo 2017 ini, masyarakat di Kabupaten Sintang seharusnya lebih giat lagi untuk memproduk kembali manik khas Sintang dengan motif-motif atau model yang laku di pasaran.

"Misalnya tas, tempat hp, tempat pensil, dan dompet kan mudah dipasarkan. Cuma di sini masih sedikit kesulitan," jelasnya.

Pada saat pembukaan nantinya seluruh kelompok etnis juga akan diundang. Kemudian saat pembukaan juga akan dihadiri komunitas-komunitas di Kabupaten Sintang yang selalu menggunakan manik.

"Kalau kita perhatikan kalung, gelang, semua unsur manik. Manik itu tidak semata apa yang kita lihat, bisa terbuat dari batu, kayu, tulang, dan dari kaca jadi bahannya banyak," pungkasnya.

Penulis: Wahidin
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help