TribunPontianak/

Tradisi Robo Robo

Ini Makna Robo-robo Bagi Pangeran Ratu Mardan

Makna yang terkandung untuk menyatukan sebuh persatuan dengan merangkul seluruh komponen masyarakat tanpa memandang latar belakang suku dan agama.

Ini Makna Robo-robo Bagi Pangeran Ratu Mardan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/HAMDAN
Pangeran Ratu Dr Mardhan Adijaya Kesuma Ibrahim 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hamdan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Pangeran Ratu Dr Mardhan Adijaya Kesuma Ibrahim mengatakan kegiatan robo robo tahun ini dijadikan ajang untuk mengingatkan kepada masyarakat bahwa awal mula nama Mempawah itu ditandai dengan datangnya Opu Daeng Manambon ke Kuala Mempawah.

“Kita tidak boleh melupakan bahwa awal jadinya mempawah, bukan hanya pada pergantian nama dari kabupaten Pontianak menjadi Kabupaten mempawah yang berkaitan dengan robo robo,” ujarnya sesaat setelah kirab membasuh pusaka, Senin (13/11/2017)

(Baca: Berikut Rangkaian Kegiatan Robo-robo di Kabupaten Mempawah )

Ia mengatakan robo-robo merupakan tanda dari tentang merayakan kebersamaan.

Terdapat makna yang terkandung untuk menyatukan sebuh persatuan dengan merangkul seluruh komponen masyarakat tanpa memandang latar belakang suku dan agama.

(Baca: Rangkaian Robo-robo Dimulai, Begini Penampakan Ritual Cuci Benda Pusaka )

“Selain itu merupakan sebagai refleksi diri untuk menjadi lebih baik. Seperti tradisi buang-buang terdapat makna untuk membuang sifat jelek, prasanka buruk,” ujarnya

Pada Selasa (14/11/2017) ada rangkaian kegiatan bertuana yang berarti untuk mengumpulkan semua etnis masyarakat baik dari hulu dan pesisir.

“Pada robo robo tahun ini kita ada juga keterlibatan dari unsur TNI dari marinir untuk memeriahkan dan menjadikan semarak dan menandakan bahwa kita selalu selalu dengan persatuan,” ujarnya.

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help