TribunPontianak/

Ingin Punya Anak Laki-laki? Pakar Sarankan Begini Caranya

Membandingkan rasio jumlah anak laki-laki dan anak perempuan dari tahun 1838 hingga saat ini ternyata menunjukkan suatu fluktuasi yang mencengangkan.

Ingin Punya Anak Laki-laki? Pakar Sarankan Begini Caranya
TRIBUNFILE/IST

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Membandingkan rasio jumlah anak laki-laki dan anak perempuan dari tahun 1838 hingga saat ini ternyata menunjukkan suatu fluktuasi yang mencengangkan.

Lonjakan kelahiran yang terjadi pada 1919 dan 1944 memperlihatkan bahwa ada lebih banyak pria yang dilahirkan pada akhir masa perang. Kecenderungan ini juga ditemukan pada beberapa negara.

Fenomena ini mendorong dilakukannya sejumlah riset secara ekstensif, yang menghasilkan penjelasan yang lebih ilmiah.

(Baca: Punya Lutut Hitam? Cerahkan dengan Bahan Alami Ini! ) 

Salah satunya adalah, bahwa evolusi membuat kaum perempuan untuk memiliki lebih banyak anak laki-laki pada masa mereka kehilangan pasangan hidup.

Makin sering berhubungan seks memperbesar peluang bayi laki-laki.

Bagaimana penjelasannya?

Profesor David Spiegelhalter, pakar statistik dari Public Understanding of Risk in the Statistical Laboratory, University of Cambridge, mengatakan bahwa jenis kelamin janin dipengaruhi oleh kadar hormon orangtua saat terjadinya pembuahan.

Pembuahan yang menghasilkan lebih banyak bayi laki-laki terjadi lebih awal dari siklus ini.

Puncak masa subur bagi seorang perempuan adalah sekitar dua hari sebelum ovulasi.

Halaman
12
Editor: Mirna Tribun
Sumber: Nova
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help