TribunPontianak/

Dukung Program Sejuta Rumah, Bank Kalbar Siap Biayai Pedagang Sayur Hingga Tukang Bakso

Produk KPR yang ditawarkan Bank Kalbar kata Samsir yaitu KPR Sejahtera Bank Kalbar dengan suku bunga sebesar 5 persen.

Dukung Program Sejuta Rumah, Bank Kalbar Siap Biayai Pedagang Sayur Hingga Tukang Bakso
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MASKARTINI
Direktur Utama Bank Kalbar, Samsir Ismail 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Direktur Utama Bank Kalbar, Samsir Ismail mengaku Bank Kalbar sebagai bank milik daerah mendukung penuh program sejuta rumah yang dicanangkan pemerintah.

Dukungan Bank Kalbar realisasikan melalui penyaluran KPR untuk masyarakat Kalbar.

"Bank Kalbar sangat mendukung program sejuta rumah yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi. Hal ini kita realisasikan dengan Bank Kalbar telah menjadi Bank Pelaksana penyalur KPR Sejahtera yang tujuan penyalurannya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dengan maksimal penghasilan Rp4 juta," ujar Samsir pada Sabtu (11/11/2017).

(Baca: Gandeng Apersi Kalbar Salurkan KPR Subsidi Selisih Bunga, BNI Tawarkan Kelebihan Ini )

Produk KPR yang ditawarkan Bank Kalbar kata Samsir yaitu KPR Sejahtera Bank Kalbar dengan suku bunga sebesar 5 persen.

Jangka waktunya pun relatif panjang sampai dengan 20 tahun.

"Uang muka terjangkau minimal 1 peraen sampai dengan 5 persen. Preminya juga Asuransi menjadi tanggungan Bank Kalbar, proses kredit cepat," ujarnya.

(Baca: Lantik Direktur 3 Perusda Kalbar, Ini Yang Jadi Permintaan Cornelis )

Samsir juga mengatakan setiap debitur KPR Sejahtera juga akan mendapatkan Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) sebesar Rp4 juta dan Bebas Pajak Pertambahan Nilai (PPn).

"Untuk KPR Sejahtera Bank Kalbar dapat diberikan kepada pekerja informal seperti pedagang sayur, buruh, pedagang bakso keliling dan sebagainya," ujarnya.

Untuk pekerja informal syaratnya kata Samsir berkaitan dengan penghasilan atau slip gaji sangat dimudahkan.

"Debitur cukup melampirkan surat pernyataan penghasilan yang ditandatangani oleh calon debitur dan diketahui oleh Kepala Desa atau Lurah," tegasnya.

Penulis: Maskartini
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help