TribunPontianak/

Harap Kerjasama Media, Panwaslu Pontianak Petakan Daerah Kecurangan Pilkada

Dikatakannya, tentu tugas ini akan terlaksana dengan baik jika mendapat dukungan dari awak media, dan masyarakat.

Harap Kerjasama Media, Panwaslu Pontianak Petakan Daerah Kecurangan Pilkada
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHO PANJI PRADANA
Ketua Panwaslu Kota Pontianak, Budhari (tengah) beserta kedua rekan komisioner lainnya saat diwawancara awak media, Jumat (10/11/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Panwaslu Kota Pontianak, Budhari menuturkan pihaknya beserta pimpinan mengharapkan rekan-rekan media untuk bisa bekerjasama kedepanya terkait dengan tugas-tugas pengawasannya di Pemilukada 2018.

"Tentu ini pertemuan pemula bagi kita, mudah-mudahan kedepan kita bisa melaksanakan pertemuan-pertemuan ini secara rutin berkaitan dengan tugas-tugas sesuai dengan tahapan pemilu," katanya, Jumat (10/11/2017).

Menurutnya, akan ada pula verifikasi faktual untuk calon perseorangan.

(Baca: Sosialisasi Panwaslu Kota Pontianak Terhadap Pengawasan Partisipatif )

"Harapan kami besar rekan media ikut serta dalam tugas-tugas pengawasan dipemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota serta Gubernur dan Wakil Gubernur 2018," katanya.

Dikatakannya, tentu tugas ini akan terlaksana dengan baik jika mendapat dukungan dari awak media, dan masyarakat.

Diungkapkannya, pada saat ini untuk Panwaslu Kota Pontianak jumlah komisioner sesuai UU adalah tiga orang.

(Baca: Bawaslu Harap Peran Media Dalam Pengawasan Pilkada dan Pemilu )

Dan turunan sampai tingkat kecamatan tiga orang juga, maka Panwaslu juga tidak bisa bekerja secara sendiri-sendiri tetap dibantu oleh sekreteriat yang mengelola anggaran, tugas, perlengkapan. Yaitu bendhara, sekretariat dan staff dikantor.

"Antisipasi hal yang tidak diinginkan tentu berpartisipasi kepada masyarakat, dan pertemuan dengan para calon serta stake holder agar berkampanye mengikuti peraturan perundang-undangan demi tegaknya reformasi kita, jangan sampai saat apa yang dilakukan paslon saat kampanye melanggar ketentuan yang berlaku," tuturnya.

Budhari pun menuturkan, untuk daerah rawan di Pontianak, semua wilayah rawan. 

Memang ada beberapa wilayah yang harus digaris bawahi sebagai antispasi dan proaktif diwilayah tersebut.

"Sudah kami petakan, dan sudah ada peta, tapi semua wilayah di Kota Pontianak akan kami awasi," katanya.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help