Pekerja Sampaikan Dampak Keberadaan Perusahaan Sawit

“Khususnya kita yang bekerja di perusahaan ini lah yang merasakan dampak postifnya,”

Pekerja Sampaikan Dampak Keberadaan Perusahaan Sawit
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Subandi
Warga Dusun Muatan Batu Desa Kelampai Kecamatan Tumbang Titi, Selisa (depan) saat diwawancarai wartawan usai peresmian PKS milik PT EHP melalui anak usahanya PT APN di Desa Kelampai Kecamatan Tumbang Titi, Kamis (9/11/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Subandi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG – PT Eagle High Plantations (EHP) Tbk melalui anak usahanya PT Arrtu Plantation (APN) resmi mengoperasikan pabrik kelapa sawit (PKS) barunya berkapasitas 45 ton perjam di Desa Kelampai Kecamatan Tumbang Titi, Kamis (9/11/2017).

Peresmian PKS ini dilakukan Bupati Ketapang, Martin Rantan.

Warga sekitar PKS tersebut, Selisa (44) mengaku masuk dan beroperasinya EHP di tempatnya cukup berpengaruh positif pada kehidupan masyarkat sekitar.

Di antaranya bisa meningkatkan taraf perekonomian atau kehidupan masyarakat.

(Baca: Oknum Kades Terjerat Kasus Asusila, Wakil Bupati Kapuas Hulu: Tunggu Putusan In Kracht )

“Khususnya kita yang bekerja di perusahaan ini lah yang merasakan dampak postifnya,” katanya kepada wartawan usai peresmian PKS tersebut.

Ia mengaku meski hanya sebagai buruh kasar pada perusahaan ini, namun penghasilannya boleh dibilang mencukupi untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

Menurutnya khusus di desanya lumayan banyak warga yang bekerja pada EHP ini.

“Warga di kampung saya yang bekerja di Arrtu ini lumayan banyak lah. Selain di Arrtu ini banyak juga warga bekerja di perusahaan sawit lain yang ada di Tumbang Titi ini,” ungkap warga Dusun Muatan Batu Desa Kelampai Kecamatan Tumbang Titi ini.

Penulis: Subandi
Editor: Nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved