Bupati Ketapang Resmikan Pabrik Kepala Sawit PT EHP

Peresmian PKS ini dilakukan Bupati Ketapang, Martin Rantan didampingi Direktur PT EHP, Deddy Setiadi.

Bupati Ketapang Resmikan Pabrik Kepala Sawit PT EHP
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SUBANDI
Bupati Ketapang, Martin Rantan (tegah) dan lain-lain menekan tombol peresmian PKS milik PT EHP melalui anak usahanya PT APN di Desa Kelampai Kecamatan Tumbang Titi, Kamis (9/11/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Subandi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG – PT Eagle High Plantations (EHP) Tbk melalui anak usahanya PT Arrtu Plantation (APN) resmi mengoperasikan pabrik kelapa sawit (PKS) barunya berkapasitas 45 ton perjam di Desa Kelampai Kecamatan Tumbang Titi, Kamis (9/11/2017).

Peresmian PKS ini dilakukan Bupati Ketapang, Martin Rantan didampingi Direktur PT EHP, Deddy Setiadi.

Serta disaksikan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Ketapang, tokoh masyarakat dan masyarakat setempat.

“Kita harap beroperasinya PKS ini berdampak pada Ketapang maju menuju masyarakat sejahtera,” kata Bupati kepada awak media usai meresmikan PKS tersebut.

(Baca: DPRD Bantu Penyelesaian Masalah Aset Negara di Ketapang )

Bupati menceritakan beberapa tahun silam ikut menanam perdana kelapa sawit di perkebunan ini. “Kita bersukur sekarang sudah diolah di pabrik yang kita resmikan ini. Mudah-mudahan berdirinya pabrik ini bisa membawa kemakmuran,” ucapnya.

“Yakni pada tiga pilar pelaku perekonomian yaitu bandan usaha milik swasta atau Negara. Kemudin terhadap masyarakat dan Pemerintah Daerah khususnya Ketapang ini,” lanjutnya.

Sebab itu ia berharap agar tiga pilar ini berjalan sinergis sehingga berkontribusi terhadap pembangunan daerah. Kemudian berdampak pada kemakmuran masyarakat dan perusahaan atau pengusaha bisa mendapatkan keuntungan.

Bupati menambahkan semua pihak juga harus merasa memiliki terhadap perusahaan. “Pertama orang-orang perusahaan sendiri merasa perusahaan ini harus mereka jaga karena ini tempat mereka hidup atau mencari napkah,” ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Subandi
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved